CENTRO RIAU Kuansing- Ajang silaturrahmi Suku Chaniago Jurai Penghulu Simandolak, 3 Syawal, kembali digelar di Rumah Godang Ujung Padang Suku Chaniago Jurai Penghulu, Kenegerian Simandolak, kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Riau. Tradisi ini sempat tidak dilaksanakan lantaran Pandemi Covid-19 melanda belahan dunia.

Keluarga Besar Suku Chaniago Jurai Penghulu digelar pada hari ketiga Idul Fitri, 1443 H, masih bertahan sebagai ajang silaturahmi.
Demikian dikatakan Datuak Paduko Jolelo, Drs. Hamdan. MS.MM kepada centroriau.id , Jumat, (6/5/2022).
Selain Datuk Paduko Jolelo, dihadiri oleh seluruh warga suku Caniago, baik yang berdomisili di Kenegerian Simandolak, maupun dari berbagai tempat seperti dari Kenegerian Siberakun dan Benai. Hadir juga para Tangganai, dan Malin. Seperti biasanya juga ada ‘Urang Codiak Penghulu Suku Caniago yaitu, Dr. FAKHRI.Ras, M.Ed, namun ia pada pertemuan ini, tidak bisa hadir karena sedang berada di Kota Tanjung Pinang.
Akhir dari kegiatan ini, panitia pelaksana Syamsul Talogo Ponuah menaja sumbangan sukarela untuk pembelian alat kelengkapan di Rumah Godang Ujung Padang yang telah selesai di bangun thn.2018 berupa KHW, alat-alat pecah belah , dan tikar.
Dalam acara ke rumah Godang tersebut tujuannya adalah saling menjalin silaturrahmi, penguatan pemangku dan perangkat adat, serta pemberian pemahaman adat kepada cucuang dan kemenakan.
“Ajang Silaturrahmi 3 Syawal ini, semua warga suku harus rasa memiliki, rasa bertanggungjawab, serta merasa berpartisipasi dalam hidup dan kehidupan yang beradat dan berbudaya,”tulis Drs.Hamdan .MS.MM., sebagai Datuk Paduko Jalelo Suku Chaniago Jurai Penghulu Kenegerian Simandolak , pada keterangan tertulisnya, 6 Mai 2022. Pagi WIB.
Sesuai yang diharapkan Datuak Paduko Jolelo, warga Suku Chaniago Jurai Penghulu Simandolak berbondong- bondong datang kerumah Godang Suku yang terletak di Ujung Tanah desa Koto Simandoalak. Warga suku tersebut antusias dalam menghadiri ajang silaturahmi itu.
