CENTRO RIAU Kuansing JAKE — Anggota MPR/DPR RI, asal Daerah Pemilihan Riau 2, H.Mafirion dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F PKB), kembali mengingatkan warga desa Jake , kecamatan Kuantan Tengah, kabupaten Kuansing bahwa! pentingnya Empat Pilar Kebangsaan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena, kata H. Mafirion! segala ragam perbedaan akan kembali utuh bersatu dalam Empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dikatakan Mafirion,” Empat Pilar Negara ini merupakan landasan yang kokoh dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keberagaman bangsa Indonesia. Keempat pilar ini juga, harus kita dihayati dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia agar negara ini tetap kokoh dan berjaya dimulai dari desa-desa dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk desa kita Jake ini,”Terang Mafirion di Kampung Halamannya di Aula Serbaguna desa Jake, kecamatan Kuantan Tengah, kabupaten Kuansing itu.
Hadir dalam kesempatan itu, Pj Kades Jake Alfius, para Kadus jajarannya, kepengurusan DPC PKB Kuansing, Ketua dewan Syuro, H. Sukemi, serta kepengurusan DPC lainnya seperti H.Deby Candra ,SE, Anggota DPRD Dapil 1 Kuansing, Dicky Susanto dan para tokoh pemuda, tokoh perempuan, ulama, tokoh adat juga warga desa Jake sekitar 200 orang undangan ke Gedung Serbaguna desa Jake, 25 Mei 2025 pagi jelang siang WIB.
Dalam sambutan Pj Kades Jake menyampaikan, “Terima kasih untuk Bapak H. Mafirion yang selalu peduli kepada Warga desa Jake. Seperti bantuan sosial, selalu menjemput aspirasi ke desa kami ini untuk dibawa ke Pusat Jakarta dan banyak lagi bantuan Bapak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu untuk warga desa Jake khususnya, Kuansing umumnya,”Sebut Alfius dalam kegiatan 4 pilar kebangsaan tersebut.
Seperti diketahui, empat pilar negara adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya merupakan dasar dan pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Setelah itu, kata Mafirion dalam materinya menyampaikan 4 pilar Negara harus dijadikan landasan berpikir dan berkehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia. “Saat ini zaman teknologi maju pesat, ketika kita berinteraksi di media sosial, maka hati-hati berkomentar tentang suku ras. Jangan pula kita menghujat, mengejak dan membully serta jangan berkomentar dengan kata kata ‘kotor’ baik lewat tulisan maupun lisan audio vidio,”Ucap Mafirion yang akrab disapa ‘Pak Etek!’ di kabupaten Kuansing.
“Marilah kita menghormati perbedaan adat-istiadat, ayo membangun sikap toleransi, sikap menghargai, memperkuat persatuan dan kesatuan dan semua itu perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tolong menolong orang lain tanpa ada melihat suku adat budaya dan agama seseorang yang ditolong itu,”Ujar H. Mafirion di Kampung Halamannya itu.
Selain itu, Mafirion tak bosan bosannya menyampaikan bahwa! Bangsa Indonesia saat ini menghadapi infiltrasi dan pengaruh berbagai ideologi dan budaya dari luar yang bukan hanya bertentangan dengan dasar negara, namun juga mempengaruhi pola pikir dan jati diri generasi bangsa.
Kegiatan sosialisasi itu mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang hadir , serta semua berharap kegiatan serupa itu terus dilakukan dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Empat Pilar Negara. Acara berlangsung dengan tertib, aman dan lancar dikawal dua personil Polres Kuansing, kemudian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di Gedung Serbaguna desa Jake kecamatan Kuantan Tengah. (KRT).
