CENTRO Riau Kuansing -Pergelaran Pacu Jalur Iven Nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan tahun 2022 telah lama selesai dilaksanakan, namun, ternyata ada honor/gaji saksi gelanggang yang belum lunas dibayarkan oleh penanggungjawab pelaksana iven tersebut.
Terkonfirmasi ke Centro berkisar 30 orang bagian seksi gelanggang belum menerima honor/gaji penuh,”Honor kami 200 per hari terhitung dari pacu jalur mini 9 hari. Baru dikasih pinjaman 1jta/orang. Sisa 800 per orang , X Jumlah anggota lebih kurang 30 orang, itulah yang belum dibayarkan,”tulis Rustam Salam kepada CENTRO, Rabu, 14 September 2022. Dini hari WIB.
Sekda Kuansing Dedy Sambudi menjadi Ketua umum pelaksana dan Kadis Pariwisata menjadi ketua I di Iven Nasional yang telah dibuka oleh Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno tersebut ternyata banyak meninggalkan kenangan pilu terhadap panitia seksi gelanggang perpacuan.
Ketua umum Dedy Sambudi belum menjawab konfirmasi Centro, baik di Telepon WhatsApp maupun maupun konfirmasi lewat tulisan WhatsApp pribadinya.
Centro mencoba menghubungi Plt Bupati Kuansing, Drs.Suhardiman Amby, Ak. MM mengatakan,”Jika ada dijanjikan gaji oleh panitia, tentulah harus dibayar, tapi biasanya iven kebudayaan itu , adalah mengedepankan semangat gotong royong, ( BATOBO) Mambangkik batang tarondam. Mengembalikan keaslian kebudayaan dan adat istiadat orang Kuansing.” Kata Plt Bupati Kuansing kepada CENTRO, juga meminta apa betul dijanjikan gaji oleh panitia pelaksana. (Krt)
