Hulu Kuantan –Penambangan emas ilegal semakin membuat resah masyarakat. Karena, ulah aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ini, membuat rusak tempat-tempat penting di Tepi Jalan dekat sekolah Pesantren desa Sungai Alah.
Kali ini, kawasan desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali porak poranda seperti beberapa waktu lalu.
Dari laporan masyarakat dilapangan, Selasa, (25/10/2022) sore, 5 aktivitas Peti ini dengan santai melakukan aksinya di Tepi Jalan.
Salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kepada wartawan, aktivitas PETI didesanya telah lama beroperasi dan ia juga mengatakan bahwa kegiatan PETI atau dompeng ini sepertinya aman aman saja.
“PETI disini memang banyak Bang! sepertinya aman aman aja Bang!. coba lihat wilayah desa kami Bang!, hari ini ditertibkan Kepolisian, besoknya kerja lagi, heran kita ,” kata masyarakat yang enggan disebutkan namanya. Inisial (D).
Ia juga berharap kepada Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum segera menindak pelaku penambangan emas tanpa izin ini sampai ke akar akarnya alias pemodalnya.
” Harapan kami Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum serius untuk menindak pelaku PETI ini, jangan pekerja aja yang ditindak, pekerja pun tak ada warga desa sini, dan harapan saya pemodalnya juga harus ditangkap, ” ucap masyarakat tersebut.
Sementara itu, salah seorang pekerja PETI yang di konfirmasi wartawan melalui telepon genggamnya, mengatakan! bahwa dia hanya pekerja dan pemilik ini adalah R dan sudah lama melakukan kegiatan disini.
“Saya disini hanya pekerja bg. Pemiliknya adalah R, kami hanya diperintah R bekerja disini bang,” kata orang mengaku Pekerja PETI di desa Sungai Alah tersebut.
Untuk menguji kebenaran informasi ini, awak media belum terkonfirmasi ke pihak kepolisian setempat.
Saat berita ini diterbitkan! Kades Sungai Alah belum menjawab pertanyaan Awak media.
Sumber: Masyarakat desa Sungai Alah
Editor: Karta Atmaja.
