Centro Riau,Pulau Lancang – Meski sejumlah kawasan direndam banjir, warga di Desa Pulau Lancang, Benai, Kabupaten kuantan Singingi tetap beraktivitas.Terutama aktivitas ringan seperti bersih-bersih perabot,cuci sepeda motor hingga menangkap ikan, sambil menunggu debit air menurun.
Pantauan Centro Riau di Dusun Suka Tani Desa Pulau Lancang Selasa (19/12/2023), sejumlah warga sibuk membawa dan memasang Tangguak (Alat Tangkap Ikan kan Tradisional), untuk menangkap ikan yang terbawa arus banjir.
“Iyo, ado Lauak, tapi kenek-keneknyp pantau jo banyak lauak nyo,” ungkap Adam warga setempat yang melakukan aktivitas menangkap ikan dengan alat tradisional tersebut.
Adam juga mengungkapkan di kawasan desanya dusun suka tani memang terbilang sering direndam banjir, ditambah lagi dekat dengan sungai batang kuantan,setiap air sungai kuantan meluap kawasan dusun suka tani akan terkena banjir bahkan 2-3 hari air baru turun.
Sementara itu, selain aktivitas warga menangkap ikan dengan Tangguak (Alat Tangkap Ikan Tradisional), banyak anak-anak yang juga bermain air memanfaatkan momen banjir bahkan juga ikut menangkap ikan dengan alat seadaanya.
Hal ini pun membuat Kades Pulau Lancang, Oktaviar ,memberikan imbauan agar lebih berhati-hati, terlebih lagi warga yang berada pinggiran aliran sungai batang kuantan yang rumahnya terendam banjir.
“Sudah kita imbau, supaya orang tua lebih mengawasi anak-anak yang bermain air dan keamanan aliran listrik di rumah,serta barang barang rumah tangga agar ditempatkan ketempat yang lebih tinggi,Ujar Oktaviar.
Ia pun berharap, debit air akan cepat surut sehingga masyarakat Pulau Lancang khsususnya warga dusun suka tani bisa kembali beraktivitas seperti biasa.**
