Elektabilitas Fedrios Gusni Tertinggi untuk Bacawabup di Kuansing
Centro Riau KUANSING -Dalam survei CENTRO RIAU menelusuri Warkop dan melihat, mendengar dan mencatat ”Kelompok Diskusi di beberapa Warkop Bacarito Pilkada”, nama Fedrios Gusni disebutkan memiliki elektabilitas tertinggi.
Owner Warkop AJO BULEK yang juga penggiat Medsos mengungkapkan, Fedrios Gusni menjadi kandidat Bakal Calon Wakil Bupati terkuat pada Pilkada Pilkada Kuansing 2024-2029 dan paling banyak disebut responden dibanding kandidat lainnya.
” Fedrios Gusni diuntungkan dengan posisinya sebagai Anggota DPRD Kuansing yang dikenal merakyat dan berpengalaman,” kata AJO BULEK dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, 6 Agustus 2024 di Pekanbaru.
Berdasarkan hasil survei Jurnalis CENTRO sejumlah 83,6 persen responden merasa puas dengan kinerja Fedrios Gusni sebagai Wakil Rakyat dari Dapil 5 Kuansing, sehingga wajar jika politikus Demokrat Kuansing itu meraih elektabilitas tinggi ketimbang sosok lainnya.
“Karena inilah Fedrios Gusni mendapatkan atensi besar dari masyarakat,” ujar AJO BULEK.
Sedangkan, untuk popularitas pun Fedrios Gusni masih tertinggi dengan 81,2 persen, selanjutnya Sutoyo 51,6 persen, kemudian PAN Komperensi 50,3 persen dan Musliadi 44,6 persen.
“Pada elektabilitas tertutup dengan menyebutkan beberapa nama bakal calon Wakil Bupati Kuansing, Fedrios Gusni juga tempati posisi teratas dengan angka elektabilitas 60,9 persen.
Disusul Komperensi 17,5 persen, Sutoyo 7,3 persen, dan terakhir Musliadi 7,2 persen. Sementara reponden yang belum menentukkan pilihan mencapai 7,1 persen,” kata AJO BULEK.
Fedrios Gusni juga masih unggul pada simulasi dua tokoh untuk Bakal Calon Pendamping Suhardiman Amby. Sebanyak 68,2 persen responden memilih Fedrios Gusni dibandingkan dengan Musliadi yang mendapat angka 24,6 persen dan 7,2 persen sisanya belum memutuskan.
AJO BULEK mengatakan, pada simulasi dua pilihan bakal wakil Suhardiman Amby, jika Fedrios Gusni di posisi Wakil dan berpasangan dengan Suhardiman Amby masih lebih unggul dengan 66,9 persen dari pasangan lainnya.
Tulisan: Politik
Karta Atmaja
