CENTRO RIAU KUANTAN————Masa kampanye Pilkada Kuansing berakhir 23 November 2024, pukul 00.00 WIB malam. Wartawan Politik di Kuantan Singingi pun telah usai menggali informasi terkait ketiga pasangan calon kepala daerah kabupaten Kuantan Singingi.
Diantara Paslon Pilkada itu, Suhardiman-Mukhlisin, nomor urut 1 dinilai paling respon terhadap kerja-kerja jurnalistik semasa Kampanye berlangsung, hingga hari ini, Sabtu, 23 November 2024. pukul 00.00 WIB.
Seperti dikatakan wartawan media online Muhammad Ariefsyah,”Selama Kampanye yang paling respon kerja-kerja kami yaitu Paslon SdM nomor urut satu, tak kami temui kesulitan dalam melakukan kecakapan Riset, observasi dan Wawancara terhadap Paslon Suhardiman-Mukhlisin pada Masa Kampanye,”jelas Ariefsyah, S.Pt yang mulai tertarik jadi wartawan politik sejak 2020 lalu.
“Sehingga!” masih kata M.Ariefsyah , S.Pt, “Kualitas Informasi yang kami beritakan kepada khalayak ramai itu ditentukan oleh kualitas dan kredibilitas narasumber.
Adalima tingkatan narasumber sangat mudah saya temui dari Paslon Suhardiman-Mukhlisin”Terang Ariefsyah pemuda asal desa Padang Tanggung, kecamatan Pengean itu.
Sambil mengangguk-anggukkan kepalanya menunggu secakir Kopi, Arief menjelaskan kemudahan menemui lima narasumber pada riel politik pro Suhardiman Amby (Pro-SA) ,”Antara lain pelaku Politik itu sendiri, Saksi Mata bahwa Politik itu masih berjalan atau tidak, pengamat politik, bahkan saya temui ‘korban politik diperiksa pihak berwenang’ pada masa kampanye, semua narasumber begitu mudah ditemukan, karena memang perpolitikan tim koalisi partai Gerindra, Demokrat dan PKB begitu ‘kencang berjalan ‘ di desa-desa , sehingga menjadi isu-isu aktual sampai ke ‘induak-induak’ sedang ‘nyosa’ pun di Sungai Kuantan membicarakan kekuatan Bupati Incumben itu.
Tidak hanya Ariefsyah, Ketua Asosiasi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Korwil Kuansing, Roni Arion menyatakan, “Saat kami membuka percakapan dengan Paslon Suhardiman-Mukhlisin, terkadang Paslon 1 ini bisa mencairkan suasana sebelum wawancara dimulai. Berbicara hal-hal ringan ia jadikan ‘obat penenang’ saat Paslon ini terzolimi pihak lain, terkadang terpikir oleh kami manakala “tensi” untuk diwawancarai lagi tinggi, tenyata tidak, mala ia minta cepat diwawancarai terkait mengklarifikasi sebuah informasi yang dinilainya ‘bengkok’ dari pihak sebelah itu,” Kata Roni Arion sambil buang bungkus rokok ke Tong Sampah yang bertuliskan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuansing. (Krt)
