CENTRO RIAU Kampar– Anggota MPR/DPR RI, H.Mafirion yang duduk di Komisi XIII dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F PKB), daerah asal pemilihan Riau 2, menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar Negara, sekaligus bersilaturahmi dengan Masyarakat kabupaten Kampar-Riau.

Lalu, sosialisasi 4 pilar Negara tersebut! dilaksanakan di Aula Gedung Serbaguna Politeknik kabupaten Kampar. Jl. Tengku Muhammad No.KM.2, Batu Belah, Kecamatan. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pada hari Sabtu, 17 Mei 2025.

Diketahui, empat pilar negara adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya merupakan dasar dan pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Oleh karena itu, sekitar 200 warga kecamatan Bangkinang, kabupaten Kampar terlihat begitu antusias hadir pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Negara, untuk kembali merajut silaturaahmi yang mungkin ‘sempat terkoyak’ oleh beragam pilihan pada Pilkada serentak Indonesia 2024 lalu. Tak hanya beda pilihan, serta oleh perbedaan suku mungkin, ras , agama dan lainnya itu.
Maka itu, disampaikan seorang Tokoh Masyarakat yang akrab disapa ‘Ocu Amin’ dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas kedatangan H.Mafirion di kabupaten Kampar.
“Harapan kami semua, semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan lalu bagi kami kedatangan Anggota MPR/DPR RI dapat menambah ilmu yang bermanfaat bagi kami masyarakat yang hadir di acara sosialisasi 4 pilar ini, merenungi makna-makna 4 pilar Kebangsaan tersebut,”Harap ‘Ocu Amin’ dalam sambutannya yang mewakili warga hadirin semua. “Terima kasih Pak H. Mafirion!” Ucap Ocu Amin singkat mengakhiri kata.
Sementara itu, H. Mafirion dalam materinya menyampaikan 4 pilar Negara harus dijadikan landasan berpikir dan berkehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia. “Saat ini zaman teknologi maju pesat, ketika kita berinteraksi di media sosial, maka hati-hati berkomentar tentang suku ras. Jangan pula kita menghujat, mengejak dan membully serta jangan berkomentar dengan kata kata ‘kotor’ baik lewat tulisan maupun lisan audio vidio,”Ucap Mafirion yang akrab disapa ‘Pak Etek!’ oleh Masyarakat dua kabupaten yaitu Kampar dan Kuansing.
“Marilah kita menghormati perbedaan adat-istiadat, ayo membangun sikap toleransi, sikap menghargai, memperkuat persatuan dan kesatuan dan semua itu perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tolong menolong orang lain tanpa ada melihat suku adat budaya dan agama seseorang yang ditolong itu,”Ujarnya menyerukan ke semua hadirin.
Selain itu, kata Mafirion! Bangsa Indonesia saat ini menghadapi infiltrasi dan pengaruh berbagai ideologi dan budaya dari luar yang bukan hanya bertentangan dengan dasar negara, namun juga mempengaruhi pola pikir dan jati diri generasi bangsa.
Seperti terlihat Awak Media ini, kegiatan sosialisasi itu mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang hadir , serta semua berharap kegiatan serupa itu terus dilakukan dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Empat Pilar Negara.
Acara berlangsung dengan tertib, aman dan lancar serta ditutup dengan sesi foto bersama. (KRT)
