CENTRO RIAU KUANTAN-Semangat gotong royong dalam kebersamaan kembali terlihat di Desa Simandolak. Hal itu, dibuktikan pada hasil musyawarah dengan hasil menyepakati setiap Kepala Keluarga atau Satu Rumah di desa tersebut Iyuran Rp. 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah). Musyawarah dilakukan di Lapangan Bola PESSI Kenegerian Sumandolak, desa Simandolak, pada 8 Oktober 2026 malam WIB.
Antusias warga dalam pembuatan jalur baru juga terlihat dari ratusan warga yang hadir. Dimulai dari kalangan pemuda, tokoh adat dan pengurus Jalur yang rela duduk bersila diatas tikar dengan cara seperti lingaran besar .
Rapat yang diawali dengan penyampaian kondisi keuangan Jalur dan pemutaran video penumbangan kayu calon Jalur yang baru.
Semangat kebersamaan itu, benar-benar terlihat kepada seluruh hadirin, sontak riuh antusias warga pada saat mulainya vidio penumbangan kayu jalur yang baru yang dipertontonkan melalui infokus layar lebar. Ini bertanda, sebuah langkah maju dalam persatuan menggapai semangat gotong royong yang dititipkan para leluhur terdahulu, telah dimulai.
Seperti dikatakan Pikri, “Semua kegiatan disambut dengan antusias oleh masyarakat sebagai tanda dimulainya perjuangan baru,”Ujar Kepala desa kepada CENTRO. Jumat, 9 Oktober 2026.
Tidak hanya itu, orang nomor satu di kepemimpinan desa tersebut juga tidak lupa mengucapkan terima kasih dan sampaikan apresiasi kepada pengurus jalur serta seluruh masyarakat yang hadir pada musyawarah pembuatan jalur baru.
“Seperti kita lihat bersama, telah sampai kita pada suatu bentuk semangat dan kekompakan masyarakat Desa Simandolak yang baru untuk mendukung pembuatan Jalur Atom Baru desa Simandolak. Alhamdulillah, musyawarah berjalan lancar dan sukses sesuai yang kita inginkan,” ujar Pikri, suami dari Ketua PKK desa Simandolak, Lestari Tanti, itu.
Selain itu, salah seorang dari parlemen desa juga menyebutkan,”Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa! tradisi Pacu Jalur bukan sekadar lomba, melainkan pemersatu dan jati diri masyarakat Kuantan Singingi, semangat gotong royong dan lainnya sebagainya bentuk untuk menggapai visi misi secara bersama-sama,”Ujar Anggota BPD yang akrab disapa Bujang Chevo.

Hal lain, sebuah isu berhembus ke CENTRO, suami Lestari Tanti itu disebut -sebut juga membidik ‘Jalur 2029’ dalam dunia perpolitikan Kuansing. Namun, hal itu belum ditanggapi serius oleh Pikri saat ditanya CENTRO,”Heehheeheehh, kita fokus pimpin kebersamaan dan persatuan di desa Simandolak dulu Om Centro, biarkan sajalah isu bergulir, “Jawab Pikri dengan sengir tipis , yang belum mau menanggapi isu yang beredar. “Itu semua kita serahkan ke masyarakat nantinya, sekarang kita fokus dulu di pembuatan jalur, hehehhehh,”Ujar Pikri menambahkan ucapan dengan singkat.
Kemudian terakhir, harapan warga masyarakat desa Simandolak dengan kekompakan pembuatan Jalur baru itu, yang tidak terkait dari suatu sumbangan tertentu atau dari seorang donatur. Maka kebersamaan ini, tentu jadi sebuah kekuatan baru untuk kembali berjaya dan diperhitungkan di Iven Nasional Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi.
Editor: Karta Atmaja
Laporan: Andika Putra
Sumber: Kades dan Berbagai bagai.
