Centro Riau, Pekanbaru-Polda Riau menggelar Police Expo dan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba bersama BNNP dan jajaran Direktorat Reserse Narkoba di Markas Brimob Polda Riau. (Kamis siang, 5 November 2020)
Diantara narkoba yang dimusnahkan adalah 122 kilogram sabu-sabu dan 10.000 butir pil ekstasi, yang telah berhasil diungkap oleh Polda Riau dan jajaran selama bulan Oktober 2020.
Acara tersebut selain dihadiri oleh media juga di hadiri beberapa tokoh seperti LAM Riau, FKPMR, GERANAT se-Riau, GP Ansor dan beberapa Tokoh Pemuda termasuk Mahasiswa.
Presiden Mahasiswa UIR Novyanto, mengapresiasi kinerja Kaolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. dan Jajarannya serta kepala BNNP Brigjen Pol Drs. Kenedy SH.,M.M. Atas komitmennya untuk semangat memberantas Narkoba di Provinsi Riau.
“Kami sangat apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja Kapolda selama satu tahun menjabat di Polda Riau sangat masif dalam menangani kasus Narkoba di Riau yang juga termasuk Zona Merah pengedaran Narkobanya” sebut Novyanto Ketua BEM UIR.
Riau termasuk peringkat 5 nasional terparah peredaran Narkoba. Dengan daerah pesisir yang dimiliki Riau sepanjang 2.078 KM membuat mudahnya penyelundupan barang haram ke Riau, dan tidak mudah untuk Polda menanganinya sendiri.
Dibituhkan kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen yang ada di Prov Riau untuk sama-sama memberantas dan melawan kejamnya kejahatan Narkoba. Ketua BEM UIR juga mengapresiasi BNNP Riau yang juga berperan besar dalam menanggulangi Peredaran Narkoba di Riau.
“Kita juga Mengapresiasi BNNP Riau yang juga selalu bekerja ekstra untuk selalu mencegah pengedaran narkoba di Riau. Semoga kedepan Riau menjadi daerah yang rendah kasus Narkotika bahkan berharap Riau tanpa ada kasus Narkotika” Tutup Novyanto.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung, juga menyampaikan dalam sambutannya tidak akan pandang bulu untuk meringkus bandar narkoba sampai lubang manapun.
“Kami akan mengejar bandar narkoba sampai kelubang sekecil apapun. Kami juga tidak memandang bulu siapapun akan tetap kita tindak serius. Beberapa waktu lalu anggota kepolisian yang ketangkap bukan pertama kalinya tetapi sebelumnya sudah ada juga di pulau rupat dengan inisial IZ” penyampaian Irjen Pol Agung dalam sambutannya.***
