CENTRO RIAU,PEKANBARU – Modus penipuan penjualan mobil lewat via telepon seluler, kembali terjadi di wilayah Riau dan sekitarnya. Modus penipuan dialami salah seorang masyarakat Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Kali ini, lewat kontak person atas nama Tokoh Masyarakat Jawa Riau, Suro Abadi yang menjadi korbannya. Penipu tersebut menawarkan mobil jenis Mitsubishi Pajero Dakar, hasil pemenang lelang.
Setelah melakukan percakapan lewat via telepon, diduga pelaku mengirimkan foto mobil beserta kelengkapan suratnya. Hasilnya, teman, Suro langsung melakukan transaksi dengan cara mentransfer dana tanda jadi senilai Rp 35 juta, melalui rekening salah satu bank.
Usai melakukan transfer dan hasilnya berhasil, tidak lama kemudian, teman Suro menghubungi kembali untuk memastikan mobil yang akan dibeli. Namun apa yang terjadi, nomor yang dihubungi tidak aktif dan profil yang semula gambar wajah Suro Abadi lenyap begitu saja.
Karena merasa tidak enak, teman Suro mencoba menghubungi nomor yang selama 15 tahun tersimpan. Ternyata hasilnya mengejutkan, bahwa Suro Abadi sama sekali tidak mengetahui tentang penjualan mobil itu. Suro langsung mengatakan ini pasti modus penipuan.
Untuk menyakinkan, teman Suro diajak melakukan pertemuan di kediaman Suro Abdi. Saat pertemuan inilah, titik terang mulai nampak, bahwa ini murni aksi penipuan yang dilakukan orang tak dikenal dan menunggu hasil pengecekan lebih lanjut dan membuat laporan kepolisian.
“Sayang untuk melakukan pelaporan ke Polisi Daerah (Polda) Riau, menurut salah seorang anggota kepolisian saat ini sedang libur dan pelaporan rencananya akan dilakukan pada hari Senin, (7/2/2022) mendatang.
Akibat aksi penipuan ini, secara tegas Suro Abadi menegaskan, agar pihak penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian, segera menindak lanjuti pelaporan ini dan menangkapnya.
“Sungguh saya sangat terkejut atas kejadian ini. Sebagai warga yang taat hukum, memohon kepada kepolisian, agar melakukan penangkapan supaya masyarakat pegiat medsos tidak tertipu,” tegas Suro.
Dirinya juga telah melakukan pengumuman kepada semua pihak, bahwa telah terjadi aksi penipuan mengatas namakan Suro Abadi tidak benar. Pengumuman ini, ditujukan kepada keluarga terdekat maupun berbagai WhatsApp grup maupun secara konten pribadi.
“Saya sudah beritahukan kepada semua keluarga, teman-teman terdekat, apa bila mendapatkan WhatsApp atau telepon langsung mengatasnamakan saya, itu murni penipuan,” tegasnya.(fed)
