CENTRO RIAU Kuansing– Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Nasir, menyalurkan program aspirasi masyarakat berupa Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya atau PJU TS dengan membangun 65 titik untuk 22 desa pada 4 Kecamatan di kabupaten Kuansing, Riau.
65 titik PJU TS ini tersebar di 4 Kecamatan di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yaitu: kecamatan Kuantan Mudik, kecamatan Gunung Toar, kecamatan Singingi dan kecamatan Singingi Hilir. Adapun desa yang mendapat PJU TS dari Kecamatan Kuantan Mudik, desa Bukit Kauman, desa Aur Duri, desa Koto Lubuk Jambi, desa Sungai Manau, desa Muaro Tombang , desa Pebaun Hulu, desa Pebaun Hilir, desa Saik , desa Pulau Binjai dan desa Pulau Padang, dari kecamatan Gunung Toar satu desa, yakni desa Toar. Sedangkan di Kecamatan Singingi Hilir, desa Sungai Buluh, desa Simpang Raya dan di Kecamatan Singingi yaitu desa Muara Lembu, desa Sungai Kuning , desa Sungai Sirih, desa Sungai Bawang, desa Air Emas, desa Pasir Emas, desa Petai Baru, desa Sungai Keranji dan desa Sumber Datar.
Masyarakat gembira karena lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) kini akan hadir dan tentunya menyala.
Kepala desa Sungai Keranji, melalui Sekdesnya, Sumarna, berterima kasih kepada M.Nasir, Anggota DPR RI Dapil 2 Riau itu, karena lampu-lampu PJU TS itu merupakan program aspirasi yang ia salurkan tahun 2022
Masyarakat menyambut dengan baik keberadaan PJU TS ini. Pasalnya, mereka merasa akan lebih aman, karena jalan-jalan yang sebelumnya tidak ada penerangan saat ini akan ada penerangan yang cukup.
“Alhamdulillah, sekarang jalan menuju desa Sungai Keranji akan ada penerangannya, sehingga tidak terlalu gelap lagi,” ujar Kepala desa Sungai Keranji, melalui Sekdesnya Sumarna , Kecamatan Singingi.
Berdasarkan keterangan Sumarna, sebelumnya jalan menuju desa Sungai Keranji tidak dapat dipasang lampu penerangan jalan, dikarenakan keterbatasan jaringan, sehingga pada malam hari jalan menjadi gelap.
Kemudian, M.Nasir melalui Fedrios Gusni mengatakan walaupun pada saat itu nanti, rumah warga sedang ada pemadaman listrik, namun berkat lampu bertenaga surya dari PJU TS jalanan tetap aman dilewati, karena ada penerangan yang cukup.
PJU TS merupakan program kerjasama antara komisi VII DPR RI bersama dengan Kementerian energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi.
M. Nasir melalui Ketua DPC Demokrat Kuansing, Fedrios Gusni mengatakan bahwa PJU TS adalah bentuk komitmen DPR RI bersama KESDM dalam membangun energi berkeadilan ke seluruh penjuru negeri.
“Salah satunya dengan memanfaatkan energi baru terbarukan dan juga penggunaan teknologi efisien dalam upaya konservasi energi untuk meningkatkan ketahan energi,” terang politisi Demokrat itu.
Fedrios Gusni menjelaskan cara kerja PJU TS, dimana lampu mampu menyala dan redup sendiri sesuai pasokan matahari dan menggunakan “LED” dalam sinarnya, sehingga menurutnya akan lebih menghemat pemakaian energi.
“Perhitungan nilai dari lampu tersebut lebih hemat dibandingkan lampu biasa, sebab menggunakan energi dari tenaga matahari dibandingkan sebelumnya yang menggunakan listrik dari PLN,” jelas Fedrios Gusni yang juga Anggota DPRD Kuansing tersebut.
Masih lewat Fedrios Gusni, M.Nasir berharap keberadaan PJU TS ini mampu membuat lingkungan masyarakat menjadi lebih terang sehingga menciptakan suasana kondusif dan mengurangi terjadinya tindakan kriminal.
“Harapannya lingkungan menjadi kondusif, ditambah penerangan ini menggunakan tenaga surya, sehingga ketika listrik PLN mati, lampu ini akan tetap menyala,” ujar M.Nasir dalam keterangan melalui Fedrios Gusni kepada Centroriau.id. Rabu, 20 Juli 2022 di Kuantan Singingi, Riau. (Krt) Foto: M. Nasir
