Foto Umar seorang Pemuda Pangkalan Kerinci
Centro Riau, Pelalawan_ Seorang Pemuda Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, unjuk rasa tunggal atau sendirian, pada Selasa (10/3) pagi .
Pemuda itu turun ke jalan disebabkan tidak tahan dengan bau busuk yang berasal dari pabrik PT (APR) Asia pasifik rayon yang baru di resmikan Presiden Republik Indonesia, Jokowi Widodo Bulan Februari lalu.
Pemuda Pangkalan Kerinci belakangan diketahui bernama Umar, melakukan unjuk rasa spontan dengan cara berdiri di trotoar persis di lampu merah pos II RAPP.
Terlihat spanduk dibentangkan dibagian depan belakang tubuh pemuda. Bunyinya, ‘Rakyat Mengugat’ meliputi Tiga tuntutan, pertama Karbon desulfamu sangat membahayakan manusia. Kedua, kembalikan udara bersih Pelalawan dari usaha busukmu PT APR dan PT RAPP dan ketiga, jangan jadikan Pelalawan Porsea kedua.
Aksi pemuda langka terjadi ini menjadi tontanan masyarakat Pangkalan Kerinci yang melintas. Sejumlah warga mengabadikan aksi pemuda dengan kamera handphone.
Kata kabar.com
