Foto : Kades Tebing Tinggi bersama aparat desa
Centro Riau, Kuansing-Berselang hanya dalam hitungan jam aparat Pemerintahan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai /2020/04/03/diduga-ada-praktek-esek-esek-di-desa-tebing-tinggi-kades-segera-investigasi/anggap akan tersebarnya informasi adanya “esek-esek” di dalam wilayah pemerintahan Desa tebing Tinggi.
Kepala desa tebing tinggi Andrisman mengintruksikan seluruh perangkatnya untuk segera bertindak sehubungan beredarnya informasi di media Sosial bahwa di wilayah kita tebing tinggi khususnya dusun jirak ada “warung esek-esek” bertopeng kedai kopi.
Kepala dusun jirak Sugeng di kantor desa tebing tinggi mengatakan, “selama ini kita belum menerima laporan dari warga atau siapapun terkait hal ini, dan di lapangan kami melihat selama ini hanya sebatas warung-warung sebagaimana warung kebanyakan lainnya, tidak ada kita menaruh kecurigaan”.
Walaupun begitu, pagi ini juga (jumat, 03/04/20) Andrisman langsung menuju ke lokasi yang dimaksud, tepatnya di dusun jirak tebing tinggi. Andrisman beserta rombongannya yang terdiri dari Sekdes, Kaur Umum, Kasi Pemerintahan, kasi Kesra dan 5 orang Kepala Dusun ditambah 1 orang dari tokoh masyarakat segera menuju lokasi.
Setibanya di lokasi terduga tempat adanya praktek PSK, Andrisman mengambil Android dan memperlihatkan berita yang di media sosial beredar, dan juga disertai lembaran print out beritadimaksud. Setelah itu barulah Andrisman yang kerap disapa aan ini memulai pembicaraan dengan Pemilik warung kopi tersebut.
Pemilik warung berinisial HN mengungkapkan di depan Kepala Desa. “saya betul – betul tidak mengetahui persis hal yang beginian “(adanya PSK disini), yang saya tahu beliau (yang diduga PSK berinisial FT) tersebut memang bekerja membantu saya di warung ini, tidak ada perilaku yang janggal saya lihat dari beliau.
FT ini tinggal di Desa Sebelah (beringin jaya Kec. Sentajo raya). Ungkap pemilik warung HN. Ditambahkan HN, kenapa dia membawa FT bekerja di warungnya. Karena kesulitan hidup yang dialami FT, karena FT ini warga Inhu dan memiliki anak yang masih dalam tanggungannya yang berada di inhu.
Merasa iba melihatnya, ya saya terima bekerja disini. Ungkap pemilik warung.“ ungkapn HN di depan Andrisman yang didampingi rekan-rekannya.
Ditambahkan Andrisman, kalau dilihat dari penampilan warung ini, memang sesuai dengan pengakuan HN, disini tersedia aneka minuman cepat saji, seperti lasegar, dan jenis minuman kaleng lainnya yang tidak beralkohol. juga aneka mie instan. Dan makanan ringan lainnya. Kalau dilihat jualan ini memang layaknya sama dengan kedai-kedai biasa kebanyakan.
Juga dari ukurannya warung ini tak ada kamar dan bentuk ruangan khusus, juga tak ada fasilitas lainnya seperti tempat tidur misalnya. Tidak ada disana. Inilah yang kita temui di lokasi tersebut. Tak ada tampak hal-hal yang mencurigakan.
Kepada HN Pemilik warung, Andrisman tegaskan agar masalah ini tidak menjadi besar dan terjadi kesalahpahaman berbagai pihak ditambah lagi media sosial yang saat ini sangat membuat informasi gesit beredar. Jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan, karena walau bagaimanapun kita sama-sama warga desa tebing tinggi Ingin tentram dan damai dalam suasana nyaman dan lingkungan sosial yang bersih dari penyakit masyarakat.
Soslusi nya Andrisman berharap mulai hari ini (Jumat, 03/04/20) ini tolong pembantunya di berhentikan dan tidak bekerja di warung ini lagi ungkap Aan. Hal ini dibenarkan juga oleh Pihak Aparat Pemerintahan Kecamatan Benai kasi Trantib Hendri yang ditemani rekannya Jasmi. Karena saat ini kami masih beriktikad baik menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Tutup Andrisman. (Wiwin Kurniawan)
