
CENTRO RIAU, SIMANDOLAK-Pemberlakuan New Normal setelah masa PSBB tidak menjamin penyebaran virus covid-19 berkurang termasuk di Kabupaten Kuantan Singingi. Pada akhir juni 2020 didapati beberapa pasien positif corona dan dirujuk ke RSUD taluk Kuantan.
Jangkitan virus covid-19 dapat dicegah melalui sistim kekebalan tubuh manusia. Salah satu media yang meningkatkan sistim imun tubuh adalah jamu. Jamu yang dibuat dari tanaman-tanaman dan rempah-rempah herbal adalah minuman alami yang aman dikonsumsi bagi masyarakat umum baik orang tua maupun anak-anak.
Tim KUKERTA Relawan Covid-19 Universitas Riau Desa Simandolak berinisiatif memproduksi jamu olahan rumah yang kemudian akan di distribusikan kepada masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai.
Aprilianti sebagai salah satu anggota tim Kukerta Relawan Covid-19 Universitas Riau Desa Simandolak mengatakan “kami melihat kurangnya minat masyarakat desa simandolak untuk mengkonsumsi jamu. Padahal jamu adalah minuman herbal yang baik bagi tubuh dan sangat membantu daya tahan tubuh kita selama pandemi ini.”
Pembuatan jamu dimulai dari pemilihan rempah-rempah herbal, meracik, memasak serta mengemas jamu. Seluruh proses dilakukan sendiri dengan menggunakan alat dapur seadanya. Pengemasan dibuat sedemikian rupa sehingga lebih mudah dibagikan kepada masyarakat desa simandolak.
Setelah pengemasan, jamu kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar. Pembagian jamu dilakukan dengan mendatangi warga dari rumah kerumah.
Aprilianti juga mengatakan “kami mendatangi rumah-rumah warga untuk membagikan jamu yang telah dikemas untuk menghindari kerumunan massa serta agar trap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Melalui kegiatan ini kami harap masyarakat Desa Simandolak mulai mengkonsumsi jamu untuk kesehatan tubuh terutama pada masa pandemi seperti sekarang ini.” pungkasnya.
(Penulis:Putri Dwi Octari)
