
CENTRO RIAU, Inuman – Tersayat luka di hati mahasiswa dan pemuda Inuman pada saat ini, dimana aliran sungai yang menuju kebun masyarakat disumbat tanah ± 1 meter. Perbuatan ini diduga dilakukan oleh PKS PT. GSL INUMAN, pasalnya dari pengakuan masyarakat setempat lebih kurang 5 hari yang lalu belum ada hal seperti itu.
Kejadian ini di laporkan kepada Mahasiswa dan Pemuda Inuman pada Jum’at, 17 April 2020 oleh masyarakat.
“Masyarakat datang kepada saya, Mambawa informasi duka. Aliran sungai ke kebun mereka disumbat oknum nakal” tutur Herika Putra
Herika putra yang merupakan Ketua KNPI Inuman itu tidak tinggal diam, ia lansung menghubungi salah satu Mahasiswa Inuman yang dijagokan di level provinsi Riau. Menurut Herika kami akan bergerak dengan aliansi Pemuda dan Mahasiswa. “Saya konfirmasi ke Edo, karena saya ingin ada perbandingan kajian nantinya. Yang akan menjadi pendongkrak wawasan kita bersama” tutur Herika.
Hal yang tidak tepat aturan ini tentu akan menjadi pemicu bangkitnya pergerakan pemuda dan mahasiswa Inuman. Secara terpisah disampaikan Edo cipta wiganda yang merupakan menteri sosial politik BEM KM UMRI kepada kami “Kalau betul seperti ini, tentu sudah melanggar UU Nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber daya air”
Menurut Edo PKS ini memang sudah berulang kali membuat kegaduhan di Inuman, sayangnya Pemerintah kecamatan Inuman masih santai seperti tidak ada masalah.
“Pemerintah kecamatan Inuman seperti menganggap ini hal sepele, padahal contoh untuk kita bersama ada pada persoalan yang menimpa kecamatan Benai” pungkas Edo
Pemuda dan Mahasiswa Inuman ini akan segera menggelar diskusi bersama agar nantinya mendapatkan keputusan yang kongkrit, “kita punya bukti foto dan Vidio yang pantas untuk di seret ke meja hijau, sudah jelas ini menyalahi aturan nya. Kita akan lalukan diskusi & analisa bersama terlebih dulu” Tutup tokoh mahasiswa dan pemuda tersebut kepada media.
