
CENTRO RIAU, KUANSING
Talontam- Tim KUKERTA Balek Kampung UNRI dan Kepala Desa melakukan pembibitan pisang kepok yang berlokasi di rumah kepala desa, Sabtu (25/07/2020).Proses pembibitan ini bertujuan agar mahasiswa KUKERTA mempunyai wawasan dan pengetahuan tentang pembibitan pisang, dan berharap dapat menyalurkan ilmu yang di dapat kepada masyarakat sekitar mereka.
Proses dari pembibitan pisang kepok yaitu membersihkan bonggol pisang yang telah disiapkan, Pembersihan bonggol pisang dilakukan dengan cara memisahkan pelepah pisang hingga tersisa bonggol pisang saja. Seraya bonggol pisang dibersihkan persiapkan bahan untuk perangsang tumbuh seperti bawang merah, dan serai secukupnya. Buka bawang merah dari kulitnya lalu potong kemudian geprek serai. Setelah bahan siap, rendam bawang merah dan serai dalam air hangat selama kurang lebih 1-3 menit.
Bonggol pisang yang telah dibersihkan tadi masukkan ke dalam bakterisida yang sudah dicampurkan air, proses ini dilakukan selama 1-3 menit bertujuan agar bonggol pisang yang telah dibersihkan tadi terhindar dari bakteri bawaan induknya. Setalah direndam di air yang dicampurkan bakterisida tadi angkat bonggol pisang lalu belah pertengahan bonggol pisang sebanyak 4-8 belahan tergantung besar bonggol, pembelahan berfungsi agar tidak terjadi pertumbuhan tunas ditengan bonggol. Selanjutnya oleskan air rendaman bawang merah dan serai tadi kebonggol pisang. Kemudian barulah mempersiapkan media tanam, untuk media tanam gunakan sekam lapuk dan kokopit. dengan cara pengaplikasiannya campurkan kedua bahan hingga bisa digunakan sebagai media tanam bibit.
Untuk penyiraman bibit yang sudah ditanam dilakukan sebanyak 2 atau 3 kali seminggu tergantung kondisi media tanam. Pemindahan bibit yang sudah tumbuh baru bisa dipindahkan kurang lebih 45 hari setelah proses penanaman. (Rls)
