ALIANG Tegas Menolak Pendirian Pabrik Minyak Kelapa Sawit di Seberang Cengar
CENTRO RIAU KUANSING-Viralnya berita pendirian pabrik minyak kelapa sawit di seberang cengar oleh wabup kuansing, H Halim bersama Dedi Handoko, pengusaha hiburan malam dari Pekanbaru telah menjadi bahan diskusi dan perbincangan di kalangan masyarakat tempatan, aktifis dan mahasiswa. Mulai dari sosial media, grup WA hingga warung kopi.
Pendirian PMKS inipun dibenarkan oleh Halim dalam statemennya di salah satu media online. Sudah dalam proses pengurusan perizinan dari pihak terkait.
Gelombang penolakan terus datang. Salah satunya penolakan dari mahasiswa yang tergabung dalam ALIANG. (14/2/2021)
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuansing (ALIANG) melalui Zulhadi Kumpai menyatakan penolakannya. “Saya putra asli Seberang Cengar, kami (ALIANG) dan masyarakat menolak pendirian PMKS. Sikap tegas ini kami sampaikan setelah melakukan kajian bersama kawan-kawan mahasiswa dan aktifis serta berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan pemuda tempatan”.
Dalam rilis berita di media beberapa hari sebelumnya, Kepala Desa Seb Cengar, Yuslim mengatakan hampir seluruh masyarakat mendukung pendirian pabrik pimpinan Dedi Handoko ini. Terkait klaim Kepala Desa itu, Kumpai menanggapi “Saya menghormati statement Kepala Desa, beliau abang saya. Beliau orang pintar dan saya terinspirasi dari beliau untuk terus belajar. Beliau sudah periode ketiga jadi Kepala Desa di Seberang Cengar. Sebagai Adik saya juga ingin mengingatkan, jadilah Kepala Desa bagi seluruh masyarakat. Saya sebagai warganya tidak merasa terwakili dengan statemen beliau. Harapan saya, jadilah Pemimpin yang jadi mata dan telinga masyarakat. Jangan sampai Jadi kaki tangan investor.”
Kumpai menambahkan, “Desa kita, punya kenangan buruk ketika berhadapan dengan perusahaan. Nyawa pernah jadi taruhan. Perusahaan, kalau berjanji suaranya lebih merdu dari suara Siti Nurhaliza ketika bernyanyi. Saya berharap Kepala Desa membersamai masyarakat untuk menolak pendirian PMKS”
Ragil Erlangga, Koordinator ALIANG yang juga mahasiswa Kuantan mudik menegaskan bahwa pendirian pabrik minyak kelapa sawit yang akan didirikan di desa seberang cengar sama sekali tidak menguntungkan masyarakat kecil desa seberang cengar. Saya mengutip hasil rapat yang di sampaikan Riauin.com, Sebelum rekomendasi itu dikeluarkan, pemerintahan desa telah mengundang sejumlah unsur yang meliputi Camat, Kepala Desa, Ketua BPD, anggota BPD, Ninik Mamak, Babibsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan untuk hadir rapat sosialisasi pada hari Senin lalu.
Hasilnya, dari seluruh undangan yang hadir waktu itu mayoritas mereka menolak pendirian PMKS di dekat wilayah perkampungan tersebut. Artinya, masyarakat sudah tahu lebih banyak mudharat dari manfaatnya dengan berdirinya PMKS ini. Sekali lagi kami sampaikan, kami Menolak keras rencana pendirian PMKS. (Rls)
