Oleh : H. Syaifullah Aprianto
CENTRO RIAU Kuansing-Tekat “Gass full” yang digaungkan Hadiman terhadap pelaku kasus korupsi saya mulai meragukannya.
Kenapa saya katakan demikian, melihat cara penanganan kasus dugaan korupsi yang tidak lagi teragenda dengan baik sebagai mana diawal awal penanganan, itu menurut yang saya lihat.
Sepertinya semua dugaan kasus korupsi mau diusut tuntas dalam waktu yang bersamaan, tidak lagi fokus kepada kasus yang menjadi target utama dan sudah semakin melebar.
Tentu kita masih ingat Kajari Hadiman SH MH pernah mengatakan akan fokus dulu untuk menyelesaikan kasus duga’an korupsi kakap,
Seperti anggaran 6 kegiatan makan minum bagian umum setda terus akan dikembangkan, guna mengetahui kemana saja mengalirnya uang tersebut.
Kasus duga’an sppd fiktif di BPKAD guna mencari bukti baru, karna sebelumnya Hadiman kandas di praperadilan.
Proyek 3 pilar yang juga akan terus dikembangkan bisa bisa sampai kepada pengadan lahannya, itu ujarnya
Namun kenyataannya sekarang penanganannya telah membaur dengan kekasus kasus baru misalnya kasus Bimtek ESDM, Tunjangan perumahan anggota dewan th 2019, tunjangan perumahan pimpinan dewan th 2014-2019, kasus yang tidak menjadi prioritas untuk dituntaskan sampai akhir tahun 2021.
Hadiman menyadari bahwa mereka kekurangan tenaga penyidik untuk dapat menyelesaikan kasus kasus korupsi yang menjadi prioritasnya terselesaikan tepat waktu.
Sepertinya kejaksaan tidak lagi fokus dalam menangani kasus kasus korupsi yang digaung gaungkan sebagai kasus prioritas untuk secepatnya diselesaikan, karena semua kasus dugaan korupsi yang bukan menjadi prioritas awal juga ikut dikerjakan.
Saya akhirnya menebak nebak bahwa endingnya nanti bisa bisa,
Hadiman pindah tugas ketempat lain akan meninggalkan PR segudang kasus kasus korupsi yang belum dapat terselesaikan, alias dipending dlu.
Meskipun demikian kita masih menaruh harapan agar Kejaksaan mampu membuktikannya, dan kita ucapkan terima kasih atas keberhasilan beliau selama ini yang telah berhasil mengungkap kasus korupsi dinegeri jalur..
MAJULAH NEGERIKU.
