CENTRO RIAU Pekanbaru [OPINI] -Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Indonesia
Anggota kelompok :
- Aprilia Santika
- Bunga Aprilia
- Iqbal Adip Fachrezi
- Siti Nurhalizah
Dosen pengampu : Dea Mustika, S.Pd., M.Pd
Mata kuliah : Pendidikan kurikulum dan perencanaan pembelajaran
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Prodi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Islam Riau
Kurikulum merupakan perangkat mata pelajaran dan rencana pembelajaran pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan. Kurikulum yang sedang diterapkan di Indonesia sekarang adalah kurikulum 2013.
Seperti yang kita ketahui, kurikulum di Indonesia merupakan hal yang tidak tersembunyi lagi, bahwa kurikulum di Indonesia merupakan salah satu kurikulum terberat jika dibandingkan dengan kurikulum Negara yang tingkat pendidikannya terbaik di dunia, misalnya saja finlandia. Di finlandia, untuk peserta didik tingkat SD mereka rata-rata diberi beban mata pelajaran sekitar 30 jam/minggu. Sedangkan dengan kurikulum Negara kita rata-rata 42jam/minggu. Para penyusun kurikulum di Indonesia mungkin berfikir bahwa semakin banyaknya mata pelajaran di yang di ajarkan kepada peserta didik semakin baik pula kualitas peserta didiknya. Padahal semakin banyak nya mata pelajaran yang diajarkan dapat membuat siswa kurang fokus terhadap mata pelajaran lainnya.
Hal yang sering membuat dari berbagai kalangan heran adalah hampir semua mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa adalah dengan metode menghafal. Misalkan saja untuk pelajaran Matematika, guru biasanya menuntut siswa untuk menghafal metode-metode atau pun rumus-rumus yang sudah ada tanpa lebih menekankan aplikasinya atau pun metode penalarannya. Hal ini sangat disayangkan karena mereka tidak akan mengerti penggunannya dan kegunaannya atas apa yang telah mereka pelajari. Jika kita boleh membandingkan dengan sistem pendidikan di negara maju, mereka tidak melakukan hal yang demikian. Mereka lebih menekankan terhadap aplikasi dari mata pelajaran yang diajarkan. Dengan harapan, setelah mempelajari mata pelajaran tersebut siswa dapat menggunakannya di kehidupannya sehari-hari bukan hanya menjadi teori belaka yang tak tahu harus diapakan.
Dalam pelaksanaan kurikulum ini yang disusun oleh para ahli pendidikan, pendidik,pejabat pendidikan. Rancangan ini disusun guna mencapai tujuan yaitu memberikan pedoman kepada pelaksana pendidikan dalam proses pencapaian tujuan pembelajaran. Untuk mencapai tujuam tersebut para perancang perlu memahami berbagai masalah dalam pengembangan kurikulum. Adapun berbagai masalah guru dalam mengembangkan rencanngan yaitu guru kesulitan dalam mengembangkan indicator pembelajaran, guru kesulitan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, guru kesulitan dalam menentukan metode pembelajaran,guru kesulitan dalam menyusuh langkah-langkah pembelajaran. Beberapa kesulitan tersebut itu disebabkan oleh pemahaman guru dalam penyusunan RPP kurikulum 2013 masih kurang,ketersediaan waktu kurang memadai, kurangnya pelatihan penyusunan RPP kurikulum 2013.
Solusi yang dapat kita berikan agar tidak terjadi permasalahan dalam menyusun RPP kurikulum 2013 yaitu guru bisa saling bertukar informasi mengenai penyusunan RPP kurikulum 2013 dengan sesame tenaga pendidik lainnya, melakukan pelatihan-pelatihan yang membahas tentang penyusunan RPP kurikulum 2013, melakukan pertemuan antar sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013 tersebut.
