CENTRO Riau Simandolak– Binio Fc dari kecamatan Kelayang, Inhu, belum mampu memenuhi ambisinya untuk melaju ke babak berikutnya, setelah bermain imbang melawan PSKS Simandolak 0-0 dalam pertandingan meraih semifinal digrup A turnamen PSKS Cup ke-33 tahun 2021-2022 di lapangan PESSI Kenegerian Simandolak (31/1/2022). Sore WIB. Saat adu pinalti untuk menentukan kemenangan. PSKS ungguli Binio Fc.

PSKS Fc yang menjadi tuan rumah menghadapi Binio Fc Kelayang, bermain seru dan cukup menarik, kedua kesebelasan ngotot untuk bisa mengalahkan lawan.
PSKS pada babak pertama langsung menggebrak melakukan penekanan ke pertahanan Binio. Sedangkan Binio mengandalkan serangan balik cepat melalui striker Erwandi, Ebrik dan Dani untuk bisa menciptakan peluang. Namun, serangannya selalu dipatahkan Arman, Rafi, Bintang dan Dian pemain bek PSKS Simandolak.

Depriandi, S.Pd, wasit tengah laga PSKS FC Vs Binio Fc, keluarkan 6 kartu kuning dari sakunya selama laga berlangsung 80 menit, masing-masing 4 kartu untuk pemain Binio dan 2 kartu untuk klub tuan rumah, PSKS Fc.
Lalu ada juga kejadian ketika Erwin pemain Binio Fc melakukan tackling pada Dani Black pada babak kedua yang bisa diperdebatkan. Lewat foto yang diabadikan awak media, tekel Erwin lebih dulu mengenai Dani Black pemain PSKS sebelum akhirnya menguasai bola.
Namun apapun itu, kedua pelatih memberi respect tinggi atas kinerja wasit, Depriandi, S. Pd selama pertandingan. Bahkan Pelatih PSKS Fc, Febri Ramadhan yang timnya paling ‘dirugikan’ tetap memberi respect pada Depriandi dan dua wasit garis, Yoyo Aryo serta Febri Hariandi.

Peluang PSKS terjadi pada menit ke-12 babak pertama melalui tendangan kaki Cecep, tetapi bola melambung di atas gawang Binio Fc yang dijaga Adi Chandra, sehingga belum mengubah kedudukan tetap 0-0.
Sang Kapten PSKS Fc terpaksa dicabut dari lapangan oleh pelatih, karena mengalami cedera ringan, Kardinata lansuang digantikan Yoga pada menit ke 13 babak pertama.
Peluang kedua untuk tuan rumah terjadi pada menit 29 melalui tendangan Dani Black, tetapi bolanya melenceng di atas gawang Binio Fc, sehingga selamatlah gawang tim bola dari Kabupaten Inhu itu.
PSKS Simandolak kembali mendapat peluang pada menit 33 melalui tendangan kaki Tori, tetapi tetap digagalkan penjaga gawang Binio Fc.
Satu-satunya peluang emas dari Binio Fc terjadi pada menit 22 melalui tendangan Erwandi , yang berdiri dikotak pinalti, tetapi bolanya dapat diblok pemain belakang PSKS, Amran, sehingga kedudukan imbang tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua masih berjalan cukup seru, karena kedua tim masih berusaha memenangi pertandingan. Namun, PSKS lebih banyak menguasai permainan dibanding Binio. hanya sekali kali melakukan serangan balik cepat ke pertahanan Bintang dan kawan-kawan. Babak kedua pun tetap 0-0 saat wasit Depriandi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Setelah adu Pinalti untuk menentukan kemenangan, kiper PSKS Simandolak, Ifan Fadillah, menjadi sorotan penonton, saat PSKS vs Binio Fc adu pinalti dalam laga rebut semifinal turnamen PSKS Cup ke-33 2021-2022 di lapangan PESSI Kenegerian Simandolak, Senin (31/1) sore hari Waktu Indonesia Barat.
Dalam adu penalti tersebut, penjaga gawang PSKS Fc itu menepis dua tendangan eksekutor Binio FC, Riki dan Ebrik. Sehingga alhasil 5-3 untuk kemenangan tuan rumah PSKS Simandolak. (KRT)
