CENTRO RIAU Pekanbaru -Proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar di SMP Negeri 47 kota Pekanbaru mulai kelihatan dan dirasakan Siswa/Siswi (25/7/2022).
Seperti dikatakan Aurel Bastadola, seorang Siswi kelas 7,” Ide, gagasan, motivasi yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik telah mulai saya rasakan,” ujar Aurel Bastadola kepada media ini.
“Ini waktunya buat kita kembali menghadapi kenyataan masuk sekolah. Beberapa dari kita yang menyandang status Siswa/Siswi bisa jadi merasa bahagia, karena, sudah merindukan aroma kelas yang baru dan juga bangunan sekolah yang baru. Tapi, tidak sedikit juga kawan -kawan yang merasa sedih, karena libur panjang telah berakhir, hehehehe”Kata Aurel Bastadola dengan senyum tipis saat diwawancarai awak media ini, Senin 25 Juli 2022 di halaman Sekolah SMP Negeri 47 kota Pekanbaru. Siang WIB.
Sebagai Siswi baru beranjak dari Sekolah Dasar 167 Pekanbaru, Aurel Bastadola telah merasakan proses pendidikan oleh guru untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik di kelas 7. Pembelajaran di SMP Negeri 47 kota Pekanbaru telah dilaksakan dimulai dari penyambutan siswa pada pagi hari oleh kepala sekolah, tentunya dengan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian terhadap siswa/siswi.
Dalam pelaksanaan pembelajaran tidak terlepas dari permasalahan. Permasalahan yang muncul dalam pembelajaran dapat mengakibatkan rendahnya kualitas pembelajaran.
Seperti dikatakan Kepala Sekolah SMP Negeri 47 kota Pekanbaru,” Banyak Ide yang akan saya munculkan pada sekolah ini, sekolah ini belum mempunyai musholla dan penghijauan lingkungan , tentunya dengan tujuan agar siswa agar lebih nyaman pada lingkungan sejuk dan rindang, semua siswa-siswi saya rasa memahami dan memaklumi itu, karena bangunan sekolah kita yang baru”Kata Kepala Sekolah SMP Negeri 47 kota Pekanbaru, Agus Warsita, S.Pd kepada awak media ini. (Krt
