CENTRO RIAU Mandau – Sebagai tindak lanjut Training of Trainer (ToT) Pembelajaran Aktif terhadap 70 guru se Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Maret lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis mengadakan disemininasi/penyeberluasan pelatihan kepada 660 guru sekolah dasar di 2 kecamatan, Mandau dan Bathin Solapan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hj Kholijah, S.Pd.I di aula SDN 2 Mandau Bengkalis.
Dalam sambutannya Kholijah berharap pelatihan ini bisa meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar.
“Guru SD terutama guru kelas adalah sosok yang serba bisa, yang paham berbagai dimensi pembelajaran, bahkan psikologi anak didik juga mereka harus kuasai. Tidak hanya berceramah di depan kelas, guru dituntut mampu membawakan model pembelajaran yang efektif agar anak didik dapat menyerap pelajaran dengan baik. Maka bekal pembelajaran aktif dalam diseminasi Program PINTAR Tanoto Foundation hari ini benar-benar harus dikuasai para guru, sehingga bisa dipraktekkan dalam mengajar” Harap Kholijah kepada seluruh peserta.
Yuswardi, ketua pelaksana kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan penyebarluasan ini diikuti 660 guru dari 118 SD di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan serta merupakan rangkaian dari ToT kepada 70 guru di bulan Maret lalu yang saat ini sudah berperan sebagai fasilitator. Selain itu kegiatan ini merupakan tindak lanjut MoU bersama Tanoto Foundation khususnya dalam penyebarluasan pelatihan untuk para guru sekolah dasar.
Pelatihan ini merujuk kepada Model Pembelajaran Aktif Program PINTAR Tanoto Foundation. Ungkap Yuswardi yang juga Kasi Sarana Prasana Bidang SD Disdik Bengkalis.
Sementara itu Winda, salah seorang guru peserta pelatihan utusan SDN 14 Mandau mengaku berharap banyak dari materi-materi pembelajaran yang disampaikan para fasilitator.
“Saya perdana ikut pelatihan program PINTAR Tanoto Foundation, sebenarnya sudah dari dulu berharap bisa ikut, apalagi dengar info dari rekan-rekan di Bantan atau Bengkalis mereka sudah mendapatkan materi ini, insyaAllah akan kami terapkan di kelas dalam mengajar. Ujar Winda optimis.
Dikonfirmasi media di sela-sela pelatihan berlangsung, Koordinator Wilayah Bengkalis Tanoto Foundation, Asri menjelaskan bahwa kegiatan penyebarluasan pelatihan ini merupakan langkah awal positif yang sangat perlu diapresiasi.
“Tujuan kita adalah peningkatan hasil belajar siswa, hari ini Disdik memfasilitasi guru-guru untuk belajar materi Pembelajaran Aktif sesuai modul Program PINTAR, langkah positif yang perlu diapresiasi, namun demikian perlu juga sama-sama dipastikan bahwa ilmu yang diperoleh para peserta bisa diimplementasikan di kelas, sehingga akan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Ujar Asri optimis.
Pantauan media di lokasi acara saat pembukaan sampai penyampaian materi oleh fasilitator berjalan lancar dalam suasana yang antusias dan interaktif. (bks_rls)
