CENTRO RIAU Kuansing– Kemenangan atlit Pemuda Batak Kuansing melalui jalur Bintang Emas Cahaya Intan pada ajang uji coba pacu jalur di Tepian Teluk Bayur kecamatan Gunung Toar, membuat Seorang Pemuda dari Persatuan Batak Kuansing menyebutkan budaya tradisi masyarakat Kuantan Singingi sangat luar biasa, ia juga menilai sangat wajar atlit dayung Indonesia berasal dari kabupaten Kuansing
Seperti dikatakannya,” Asli luar biasa budaya kabupaten Kuansing, Riau, ambo pribadi mengucapkan banyak terimakasih atas perjuangan dan keras pengurus Persatuan Batak Kuansing (PBK) dinakhodai oleh Hardianto Manik beserta pengurus dan masyarakat Batak se Kuansing,” tulis Jan Fredy Butarbutar kepada CENTRO, Sabtu 30 Juli 2022. Malam WIB.
Jan Fredy Butarbutar juga menjelaskan, “Tahun 70-an Batak sudah ada di kabupaten Kuansing-Riau, berbagai profesi, ada yang TNI-Polri, serta pengajar atau guru, tentunya ada juga buruh diberbagai jenis pekerjaan,” kata penggiat sosial media itu.
Pria berkepala botak itu juga menyampaikan toleransi dan nasionalisme dibalut dalam komunikasi dan budaya yang baik di kabupaten Kuansing.
“Kecintaan kami berada di kabupaten Kuansing Riau menjadikan silaturahmi antar anak bangsa, dan wajarlah atlit dayung Indonesia berasal dari kabupaten ini, “Tutup Jan Fredy Butarbutar dengan mengucapkan, Salam kayuaaahh., Horas.
Saat berita ini diterbitkan, ketua Persatuan Batak Kuansing, Harianto malas berkomentar, hanya saja memberikan salam untuk awak media ini.
