Centroriau Pekanbaru – Ketua Aliansi Masyarakat Dan Pemuda Kecamatan Pujud (AMPU), Muhammad Romadan sangat menyayangkan terjadinya Luapan limbah PKS PT. Hasil Karya Bumisejati (HKBS) pada Senin 14 November 2022.
Kepada media ini, Romadan menuturkan, bahwa pada 24 November 2022 pihaknya sempat menggelar demonstrasi di PKS PT. HKBS kepenghuluan kasang bangsawan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir dan menemui pihak managemen serta turut hadir pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir.
“Saat pertemuan itu pihak perusahaan (managemen) mengakui telah terjadi luapan limbah PKS PT HKBS dan melakukan pembuangan limbah diluar izin yang diberikan oleh pemerintah daerah.”
Romadan menambahkan, pihaknya merasa kecewa karna dinas lingkungan hidup (DLH) Rokan Hilir tidak tegas dan dinilai lambat menyikapi masalah ini.
“Terlihat saat Verifikasi lapangan dan pengambilan sampel yang terlambat oleh Pihak DLH kabupaten Rokan Hilir dilakukan 2 hari setelah luapan limbah terjadi, limbah yang diduga masuk ke sungai sudah mengalir ke Hilir baru dilakukan pengambilan sampel air sungai.” Jelasnya.
DLH Rohil jangan main mata dengan perusahaan, kita ingin menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dinas lingkungan hidup kabupaten rokan hilir, Ingat Romadan.
Untuk itu kami mendesak pemerintah daerah melalui instansi terkait dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir untuk Mencabut Izin Pengelolaan Air Limbah dan Izin Lingkungan PT. HKBS, Tutupnya.
