CENTRO RIAU PEKANBARU – Setelah Ketua Umum Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru, Dr Endrianto Ustha MM, kini Anggota DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazad Lc MA dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Afifi Ishadi SE MM untuk bertarung merebut kursi di DPRD Kuantan Singing (Kuansing) pada Pemilu 2024.
Anggota DPR RI Dapil II ini beralasan bahwa, Afifi Ishadi SE MM putra asli Simandolak ini sosok yang layak mewakili rakyat semua lapisan. “Tugas saya dan ini menjadi PR, bahwa untuk Desa Kenegerian Simandolak belum ada anggota dewannya. Mudah-mudahan Afifi Ishadi SE MM yang akan mewakili, ” ujar Syahrul Aidi Maazad di Pekanbatu hari Senin tanggal 21/08/2023.

Menurutnya, di Pemilu 2019 lalu, dirinya bisa mengantongi suara pribadi sebanyak 68.920.000 orang. Sehingga itu pula yang menjadikan Anggota DPR-RI dari PKS berbuat dan memberikan bukti membawa APBN ke Kabupaten Kuantan Singingi, tahun 2022 saja sebanyak Rp 330 miliar dalam berbagai program yang terbesar itu adalah perawatan jalan Pekanbaru-Muara Lembu-Kiliran Jao sebesar Rp. 290 miliar. Tahun 2023 ini khusus untuk Kecamatan Benai, program
Rehab Rumah 20 unit = 400 juta
Irigasi 2 = 400 juta
Boxculver = 395 juta
Jalan usaha tani = 150 juta (sedang proses), yang tersebar di berapa desa diantaranya desa yang ada di Kenegerian Simandolak.
“Tugas saya yang jadi PR untuk Desa Kenegerian Simandolak belum ada anggota dewannya mudah mudahan Afifi Ishadi, SE.MM yang akan mewakili kita semua, saya janji kalau didukung penuh Afifi Ishadi ini insyaallah kita akan tambah program program yang lain lagi dan lebih banyak yang menunjukkan bahwasanya kami akan selalu saling mendukung, untuk dukungan saya kepada Afifi Ishadi agar didukung oleh masyarakat, beliau saya berikan tugas tolong carikan orang yang tidak layak rumahnya. PKS tidak biasa buat janji tapi PKS selalu berikan bukti.”Ucap Ustad itu.
“Saya dulu jadi anggota dewan ini bukan untuk jadi pejabat tapi untuk jadi wakil rakyat,”Tambahnya.
Dr. Syahrul Aidi Maazad Lc MA mengatakan,”Ada tiga tingkatan, saya dipusat, ada DPRD Provinsi dan Kabupaten ini masih kosong, mudahan-mudahan di kabupatennya ada dari desa simandolak yaitu, AFIFI ISHADI, SE.MM, yang penting itu komitmennya. Mudah mudahan nanti semuanya terisi, sehingga membawa keberkahan dan bisa membawa pembangunan lebih banyak lagi. Kami selalu berkomitmen PKS adalah pelayan rakyat, ada yang sakit terlantar dirumah sakit telpon anggota dewan, susah ngurus KTP telpon anggota dewan, yang dibutuhkan masyarakat itu bukan hanya pembangunan tapi juga pelayanan.” Jelas Dr. Syahrul Aidi Maazad Lc MA.
“Yang menentukan nasib kita itu adalah kita sendiri, kalau kita tentukan nasib kita karna uang, berarti yang dipilih itu adalah orang yang tidak bernilai, orang atau calon yang bernilai dia tidak akan beli suara, kalau dirinya bernilai ada nilainya dia tidak akan beli suara, tetapi kalau tidak bernilai tidak ada pendidikannya, tidak ada etikanya, tidak ada komitmennya dia akan beli suara, nah orang yang beli suara itu adalah orang yang ingin jadi pejabat bukan jadi wakil rakyat. Yang kita butuhkan itu adalah wakil rakyat dan bukan saat pemilu dia ngasih kita duit tetapi yang kita butuhkan itu bahwasanya dia hadir saat kita butuh apa keluhan masyarakat didengarkannya kapanpun kita telpon handphonenya aktif. Kalau yang beri duit saat pemilu itu biasanya ketika kita telpon handphonenya mati, nomornya sudah ditukar ditelpon tak pernah diangkat baru dia datang lagi 5 tahun kedepan.” Jelasnya.
“Tolong hubungan kita antara rakyat dan wakil rakyat itu adalah hubungan batin bukan hubungannya karna uang, karna kalau hubungan uang susah kita ketemunya paling itu 5 tahun lagi baru ketemu. Tapi kalau hubungan kita hubungan batin tak ada beban, karna hubungan kita itu hubungan kekeluargaan ini yang ingin kita bangun,” Ucapnya lagi.
Sementara, Afifi Ishadi ketika dihubungi sangat berterima kasih dan menyampaikan,”Anggota DPR-RI Ustad Syahrul Aidi adalah suritauladan kami yang selalu membari semangat dalam berjuang dengan harapan kami dapat membantu perjuangan beliau sebagai penopang di level kabupaten untuk selalu berkolaborasi jadi pelayan masyarakat.***
