Centro Riau, Meranti – Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59 dan Hari Jadi Kepulauan Meranti ke-15. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan, menggelar Penggerakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, di Aula Afifa Sport Center Selatpanjang, Sabtu (16/12/2023).
“Kami memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini,” ucap Asmar.
Asmar menambahkan, secara umum tujuan Germas adalah menerapkan pola hidup hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut hendaknya mulai dilakukan dari diri pribadi dan keluarga.
“Banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang,” tambahnya
Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam penerapan pola hidup sehat. Seperti melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, memeriksakan kesehatan secara berkala, menjaga kesehatan lingkungan serta tidak buang air besar sembarangan.
Keberhasilan gerakan masyarakat hidup sehat tak terlepas dari partisipasi aktif semua stakeholder dan masyarakat dalam mensukseskan program tersebut.
“Secara umum germas merupakan penerapan pola hidup sehat. Gaya hidup sehat akan memberikan banyak manfaat, meningkatkan kualitas kesehatan dan produktifitas seseorang. Untuk itu peran stakeholder dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mensukseskan program tersebut,” terang Asmar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, M. Fahri, mengatakan dewasa ini, mulai terjadi perubahan pola penyakit. Jika dahulu, penyakit didominasi penyakit menular, namun kini penyakit tidak menular (PTM), yang lebih mendominasi.
“Perubahan pola penyakit, dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular, seperti, jantung, hipertensi, diabetes, membutuhkan pencegahan lewat gerakan masyarakat hidup sehat, atau germas,” ujarnya.
Fungsi dari germas adalah mencegah agar kita tidak terserang penyakit. Hal tersebut bisa dilakukan lewat beberapa pencegahan, seperti peningkatan perilaku hidup sehat,
menyediakan pangan sehat, percepatan perbaikan gizi, peningkatan kualitas lingkungan yang sehat sehingga terhindar dari penyakit, baik menular maupun tidak menular.
Guna memeriahkan acara tersebut, sejumlah kegiatan dan perlombaan pun digelar, diantaranya, rangkaian kegiatan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, lomba balita sehat, lomba senam kader posyandu, Lomba penyuluhan remaja, lomba cerdas cermat kader posyandu dan apresiasi tenaga kesehatan teladan.
“Secara keseluruhan, ada sekitar 300 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari perwakilan OPD, Puskesmas kader posyandu dan remaja,” terang Fahri
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, para jajaran pimpinan Forkopimda, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, dan para kepala OPD, kepala Puskesmas, dan para tenaga kesehatan, serta tamu undangan lainnya. (ADV)
