CENTRO RIAU— Redaksi Media Intelijenjendral.com secara resmi angkat bicara terkait maraknya isu dan opini liar yang beredar di sejumlah akun media sosial bodong yang diduga sengaja menyerang dan mencemarkan nama baik media tersebut. Pada Jumat 15 Mei 2026
Pimpinan Redaksi Media Intelijenjendral.com, Athia, menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang diarahkan kepada pihak redaksi terkait dugaan pemerasan maupun intimidasi terhadap masyarakat adalah tidak benar dan merupakan fitnah yang sengaja dibangun untuk merusak kredibilitas media.
Belakangan ini, sejumlah akun TikTok dan akun media sosial lainnya diketahui memposting foto pribadi Athia disertai narasi yang menuding adanya tindakan pemerasan. Bahkan, beredar pula tangkapan layar percakapan yang mengatasnamakan atau mengaku berasal dari pihak Media Intelijenjendral.com dengan tujuan meminta uang dan melakukan intimidasi kepada pihak tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Athia menegaskan bahwa tindakan tersebut sama sekali bukan bagian dari aktivitas resmi redaksi maupun wartawan Media Intelijenjendral.com.
“Kami tegaskan, segala bentuk komunikasi, konfirmasi, maupun kegiatan jurnalistik yang dilakukan redaksi selalu mengedepankan profesionalisme, etika pers, serta mematuhi Undang-Undang Pers dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Athia.
Athia juga menyampaikan bahwa apabila benar terdapat unsur pidana sebagaimana yang dituduhkan, seharusnya pihak yang menuduh menempuh jalur hukum, bukan justru menyebarkan fitnah dan menggiring opini publik melalui media sosial.
“Kalau memang ada perbuatan seperti yang dituduhkan dan diviralkan tersebut, mestinya dibawa ke ranah hukum. Jangan asal menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik yang hanya bertujuan menggiring opini,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, Athia meminta aparat kepolisian untuk segera memproses pihak-pihak yang diduga menyebarkan tuduhan serta akun-akun palsu yang telah memviralkan informasi tersebut.
“Saya meminta aparat penegak hukum segera mengusut seluruh akun yang menyebarkan tuduhan dan foto pribadi saya. Bawa ke ranah hukum dan hadirkan seluruh pihak yang terlibat. Saya juga siap hadir dan memberikan keterangan secara hukum terkait tuduhan dan fitnah tersebut,” tambahnya.
Redaksi Media Intelijenjendral.com menilai kemunculan isu ini diduga tidak terlepas dari upaya pihak-pihak tertentu yang merasa terganggu atas berbagai pemberitaan dan pengungkapan kasus yang selama ini dilakukan media tersebut di wilayah Kuantan Singingi.
Karena itu, diduga ada upaya sistematis untuk menggiring opini publik dan menjatuhkan nama baik media melalui penyebaran informasi menyesatkan di media sosial.
Media Intelijenjendral.com juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu yang disebarkan akun anonim maupun pihak yang identitasnya tidak jelas. Masyarakat diminta segera melakukan konfirmasi langsung kepada redaksi resmi apabila menemukan pihak yang mengatasnamakan Media Intelijenjendral.com untuk kepentingan pribadi.
“Kami akan tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada publik secara profesional. Kami tidak akan gentar terhadap segala bentuk tekanan maupun upaya pembungkaman,” tutup Athia.
Untuk pembaca yang melihat dan mendengar sebuah informasi di berbagai media sosial, jangan langsung percaya. Karena, pembaca pada kecepatan informasi saat ini terkadang harus menjadi “Editor apa yang sedang dibaca dan dilihatnya”‘.
Tertanda
Athia (Wartawan)
Pimpinan Redaksi Media Intelijenjendral.com
