Centro Riau BENAI -Dibawah kepemimpinan Kapolsek Benai, Ipda M Ali Sodiq, S.Si dinilai oleh segenap para tokoh masyarakat, hingga wakil rakyat pun menyebut sangat berprestasi dan berikan suport serta apresiasi terhadap kinerja Polsek Benai. Hal itu seperti disampaikan Nurjamil Anggota komisi III (tiga) DPRD kabupaten Kuansing dari Fraksi partai Demokrat.
“Assalamualaikum, ww, saya anggota DPRD kabupaten Kuansing, sangat mensupport penuh dan memberikan apresiasi terhadap kinerja Polsek Benai dibawah kepemimpinan Ipda M Ali Sodiq dalam pemberantasan, atau menggalakkan peredaran Narkotika berbagai jenis , terkhusus di Wilayah Hukum Polsek Benai, Saya sangat berterima kasih,”Ucap Nurjamil melalui sebuah vidio pendek berdurasi 51 detik beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, Kepala Desa Muara Langsat melalui Sekdesnya, juga menyampaikan terima kasih,” Kami sangat berterima kasih kepada Kaapolsek Benai serta memberikan Apresiasi dan dukungan ke jajaran Polsek Benai dalam pemberantasan peredaran narkoba di desa kami, kami himbau kepada masyarakat , kita sangat penting dalam membantu memberikan informasi ke Polri, gunaa untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan desa kita dari bahaya dampak buruk narkotika , lalu khususnya jajaran Polsek Benai, sekali lagi kami ucapkan terima kasih,”Ucap Kades melalui Sekdesnya.
Diketahui, dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan menjabat sejak akhir Januari 2026, Polsek Benai yang dipimpin oleh Ipda Muhammad Ali Sodiq telah berhasil menggagalkan dan mengungkap setidaknya 7 kasus kriminal menonjol di wilayah hukum Kecamatan Benai dan sekitarnya.
Berikut adalah rincian pengungkapan kasus penting tersebut yang dirangkum dari Humaspolri.com
Pertama, Penyalahgunaan Narkotika (Akhir April 2026): Penangkapan di Desa Muara Langsat, Sentajo Raya, di mana petugas mengamankan tiga tersangka yang sedang menggunakan sekaligus mengemas sabu dan ekstasi. Kedua, Pengedar Narkotika (Akhir April 2026):
Ketiga, Penangkapan dua orang tersangka bandar/kurir berinisial AP dan PM di Desa Pulau Lancang, Kecamatan Benai, yang kedapatan membawa narkotika.
Ketiga, Tindak Pidana Asusila (Maret 2026): Pengungkapan kasus dugaan pelecehan seksual/pencabulan terhadap anak tiri di bawah umur yang terjadi di Desa Banjar Benai.
Keempat, Kasus Penganiayaan (April 2026): Pengungkapan dan penangkapan pelaku tindak pidana kekerasan/penganiayaan di Desa Benai Kecil yang sempat meresahkan warga setempat.
Kelima, Pencegahan Kasus Jalanan / Gangguan Ketertiban:
Keenam, Penertiban berbagai insiden kriminalitas lokal yang melibatkan pelaku pelecehan seksual di area pasar hingga penanganan komprehensif terhadap penyalahguna narkoba melalui pendekatan rehabilitasi.
Terakhir, atau ke 7 kasus digagalkan oleh Polsek Benai, adalah pelintas pembawa daun ganja kering sebanyak 18 bukungkus lebih kurang dan Polsek Benai dikenal begitu tanggap cepat dalam kegiatan sosial seperti bantu korban musibah kebakaran di desa Pulau Ingu dan bantu korban angin puting beliung di beberapa desa di kecamatan Benai. Tidak ketinggalan juga ikuti serta mendukung Asta Cita Program Presiden RI Prabowo Subianto, Tetang Swasembada pangan lokal untuk ketahanan pangan nasional.
Saat ditanya Kaapolsek Ipda M Ali Sodiq, S.Si ia berpendapat sambil berucap,”Sumber Kejahatan utama itu sekarang narkoba, fitnah terbesar di Indonesia itu juga narkoba, melebihi orang murtad atau orang keluar dari agama,”Jelas Kapolsek Ipda M Ali dengan tegas tidak akan berhenti walaupun bergai isu melanda jajaran kepemimpinannya, disampaikan pada 23 Mei 2026 kepada Insan Pers ini.
1C412T4 4TM4JA
