centroriau.id,PEKANBARU – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat, Moh. Hasbi, bersama Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) SPS Riau H Makmur Kasim dan Ketua SPS Riau H Saidul Tombang, melakukan kunjungan takziah ke rumah duka almarhum H. Zulmansyah Sekedang, tokoh pers yang juga Sekjend Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Pusat), Rabu (22/4/2026).
Kehadiran rombongan SPS tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum pada Sabtu lalu, 18 April. Almarhum diketahui, telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan dunia pers, khususnya di Provinsi Riau.
Almarhum H. Zulmansyah Sekedang juga diketahui pernah menjabat sebagai Ketua SPS Riau, sehingga kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi kalangan perusahaan pers di daerah tersebut.
Dalam suasana haru, rombongan disambut langsung oleh pihak keluarga, istri dan anaknya Abbiyu. Ketua SPS Riau H Saidul Tombang menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada istri almarhum, Tuti, seraya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
“Kami dari keluarga besar SPS Riau, dan SPS Pusat turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” ujar Buya Saidul, di sela kunjungan tersebut.
Selain sebagai bentuk empati, kehadiran SPS juga mencerminkan solidaritas antar organisasi pers dalam menghormati jasa dan pengabdian insan media yang telah berpulang. Dan, diakhir ditutup dengan doa oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi SPS Riau Khairul Amri.
Informasi mengenai kunjungan takziah ini, pun diterima pada hari yang sama dari pengurus SPS Riau, Khairul Amri, yang turut mendampingi rombongan selama berada di rumah duka.
Kepergian H. Zulmansyah Sekedang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar pers di Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai figur yang aktif, berdedikasi, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga marwah dan profesionalisme pers di tanah air. ***
