centroriau.id,Pekanbaru,-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Dapil Kampar dari Fraksi Partai Demokrat, Hj Eva Yuliana, SE, menggelar kegiatan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Prilaku Sosial Menyimpang,di tengah masyarakat Desa Kasikkan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.Giat ini bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait pentingnya membangun ketahanan keluarga serta menjaga generasi muda dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.
Dalam kesempatan itu, Hj Eva Yuliana menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Ketahanan Keluarga.Dalam rancangan aturan tersebut,juga diatur secara khusus upaya perlindungan keluarga dari berbagai ancaman, khususnya bahaya pergaulan bebas di kalangan anak-anak dan remaja, serta penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
“Keluarga kita harus senantiasa waspada.rangkul anak-anak kita, generasi kita bila perlu ajak mereka berkomunikasi dari hati ke hati, bangun kedekatan emosional agar mereka merasa nyaman dan terlindungi. Peran orang tua sangat penting dalam hal ini terutama ibu-ibu adalah tonggak utama dalam kewaspadaan ini, sebab sosok ibulah yang paling dekat dan memahami karakter setiap anggota keluarga,”Tegas Hj Eva di Hadapan Warga.
Ditambahkannya, Ranperda Prilaku sosial Menyimpang ini sebagai bentuk upaya menjaga ketahanan keluarga,ujung tombak dalam mencegah masuknya pengaruh buruk ke dalam lingkungan rumah tangga. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan nilai-nilai kebersamaan, kasih sayang, dan pengawasan yang penuh perhatian.
“Pada zaman sekarang kita sebagai orang tua merupakan benteng keluarga terutama bagi anak-anak saat ini,tujuannya jelas untuk memelihara keharmonisan serta keselamatan masa depan generasi penerus bangsa,”Ucap Hj Eva Yuliana.
Dalam kegiatan sosialisasi Ranperda ini antusiasme masyarakat sangat jelas dengan banyaknya warga yang hadirnya serta menyambut baik langkah Hj Eva Yuliana dalam membawa gagasan aturan daerah lebih dekat ke masyarakat, sekaligus mengingatkan kembali tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas dan kesejahteraan keluarga di Provinsi Riau.**
