Rokan Hulu, Riau – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus menjalankan peran strategisnya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta agenda ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Agrinas Palma Nusantara (APN) mewujudkannya lewat pengembangan pola kemitraan berbasis koperasi sebagai upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam ekosistem pengelolaan perkebunan sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi di daerah.
Anggota DPR RI Komisi VI, Dr. H. Achmad, M.Si., menyampaikan APN memiliki peran strategis dalam mengelola aset negara sehingga pengelolaannya perlu dilaksanakan secara transparan,profesional, dan bertanggung jawab.
“Hari ini kita sudah menyaksikan kemitraan dengan dua koperasi. Harapan kita ke depan akan tumbuh dan berkembang koperasi-koperasi lainnya yang bermitra dengan Agrinas Palma Nusantara, sehingga pemberdayaan masyarakat di Rokan Hulu dapat semakin dimaksimalkan,” ujar Achmad, dalam kegiatan “Tasyakuran Dalam Kebersamaan, Menguatkan Kemitraan, Menjemput Keberkahan”yang digelar di Gedung Pertemuan Dusun I Kuala Mahato, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu (23/8).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman kemitraan berbasis koperasi antara APN dan Koperasi Perkebunan Rakyat Tambusai Timur serta Koperasi Persukuan Melayu Kuala Mahato.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, S.H., M.M.,menegaskan pentingnya koperasi mengambil peran yang semakin besar dalam pengembangan hilirisasi kelapa sawit.
“Sinergi Kementerian Koperasi dan Agrinas Palma Nusantara diarahkan untuk mendukung hilirisasi sawit serta optimalisasi pemanfaatan lahan sawit rakyat berbasis koperasi. Koperasi harus mengambil peran sentral dalam rantai pasok industri kelapa sawit agar dapat memberikan nilai tambah yang maksimal bagi ekonomi rakyat,” kata Zabadi.
Direktur Operasional APN, Tuhu Bangun, menegaskan pola kemitraan yang dikembangkan perusahaan diarahkan untuk membangun kolaborasi yang mampu memberikan dampak ekonomi secara luas kepada masyarakat.
“Mari kita berkolaborasi bersama. Bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi bagaimana Agrinas hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemitraan ini kita bangun bersama agar memberikan multiplier effect kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar,” ucap Tuhu.
Tuhu menambahkan, kehadiran APN diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi melalui pertumbuhan ekonomi yang dinamis dan berkeadilan.
Menurut Tuhu, melalui pola kemitraan berbasis koperasi, APN berkomitmen untuk terus menjalankan amanah pemerintah dengan mengedepankan kolaborasi, produktivitas, dan keberlanjutan. Langkah
tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain penandatanganan nota kesepahaman kemitraan, kegiatan juga dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim, silaturahmi dan tasyakuran bersama, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan tausiah dan doa bersama.(rls)
