
CENTRO RIAU, KUANSING– Dalam upaya ketahanan pangan dan antisipasi krisis pangan akibat Pandemi Covid -19, Pemerintahan Desa Simandolak bekerja sama dengan kelompok tani Citra Pertiwi melaksanakan kegiatan indek pertanian dua kali setahun (IP 200) di Sawah Banjar Baruah Desa Simandolak Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Riau.
Kegiatan ini di biayai melalui APBDes Simandolak Tahun 2020. Fikri Kades Simandolak mengatakan” Kita berharap kegiatan ini dapat memancing minat petani untuk menanam sawah nya 2 kali dalam setahun, karena , selama ini petani hanya menanam 1 kali dalam setahun” ujar Pikri Kades Simandolak Kepada Centro Riau.
Kades menambahkan ” Dahulu zaman nenek moyang kita memang menerapkan sistim 6 bulan menanam padi pada enam bulan melepas ternak, namun sekarang pola seperti itu tidak lagi tepat, sebab jumlah manusia terus bertambah sementara luas lahan pertanian tetap, malahan cendrung berkurang karena ada yang di jadikan kebun sawit”kata Pikri.
Dalam melaksanakan kegiatan pertanian dua kali dalam setahun di jumpai banyak kendala karena sawah tersebut tadak ada hujan sehingga di musim kemarau sawah tersebut mengalami kekeringan dan belum ada nya saluran irigasi, (12/7/2020).
Untuk upaya mengatasi masalah kekeringan Pemdes mengajukan peminjaman pompa air ke Dinas Pertanian Kabupaten Kuansing.
Alhamdulillah , pompa dari dinas pertanian bapak Emerson melalui Kabid prasarana Bapak Andrianto, pompa sebanyak 2 unit telah di pinjam kan.
Pemdes mengucapkan terimakasih atas dukungan Kadis Pertanian dalam rangka mensukses kan kegiatan IP 200 Di Desa Simandolak.
Secara terpisah Kadus Simarondan desa tersebut menyampaikan,”Alhamdulillah dua unit pompa tersebut sudah beroperasi, kedepannya kami berharap sawah tersebut mendapatkan perhatian oleh pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi maupun Pusat”. Tutup Wahyu Kurniawan.
