Centro Riau,Telukkuantan – Rektor Universitas Riau (UNRI) , Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, DEA, Sabtu malam (23/1/2021) sulut api pertama pelayuran jalur baru Desa Simandolak.
Hadir dalam acara ini, Babinsa Benai, Polsek Benai, Kepala Desa sekecamatan Benai, dan Tokoh masyarakat Kenegerian Simandolak.
“Kebersamaan dan kekompakan masyarakat sangat diharapkan , dan jadikan jalur sebagai pemersatu desa” Ujar Prof Aras Mulyadi dalam pidatonya.
Selain melakukan penyulutan api perdana! pelayuran jalur Desa Simandolak, sekaligus ketua pengurus jalur Junaidi, S. Pd menutup penggalangan dana yang telah dilakukan di beberapa group WhatsApp untuk biaya pembuatan jalur baru, yang belum di tetapkan namanya.
Melalui penggalangan dana yang dipimpin Pengurus Jalur, terkumpul uang sekitar 25.000.000; 00. Dana ini merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat Simandolak, baik di kampung maupun di perantauan , termasuk dari Dirut PT Raja Indosin Simandolak Batam Center, Raja Mustakim dan Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, DEA.
Kemudian! kepada para atlet Aras Mulyadi berpesan , agar giat berlatih supaya jalur baru tersebut bisa meraih prestasi diberbagai even.
Sehingga nantinya kata Rektor UNRI itu, jalur masyarakat Simandolak ini juga dapat melahirkan Atlet – Atlet dayung baru bagi Kuansing dan Riau pada umumnya.
Sebab, selama ini Atlet dayung Riau, sebagian besarnya berasal dari Kuansing, dan telah mengahrumkan nama Riau, selama ini.
” Pacu jalur ini sudah membudaya di masyarakat Kuansing, sejak ratusan tahun lampau, maka dari itu ia minta para pemacu lebih bersemangat dalam berlatih supaya bisa meraih hasil maksimal dalam bertanding.” Tambah Pikri dalam sambutan acara yang mengikuti protokol kesehatan Covid-19.
“Semoga bisa lebih hebat dari jalur sebelumnya, di berbagai gelanggang,” tutup Kepala Desa Simandolak, Fikri. (KRT)
