CENTRO Riau Dumai -Thoriq Azis seorang tuna netra yang berasal dari Indrapura, Sumatra Utara , ia Aziz, bergabung di Ikatan Tuna Netra Islam Indonesia (ITMI), Dumai. Ia perjuangan untuk menyambung hidup dengan cara berjualan kerupuk di depan Masjid H. Hasan Basri, (dekat bundaran ) jalan Soekarno -Hatta kota Dumai.
“Dalam satu hari penghasilan saya tidak menentu, terkadang dapat 20 ribu sampai 50 ribu, dengan harga kerupuk yang saya jual 5000 perbungkus “ujar tuna netra kelahiran tahun 1979 ini, pada Sabtu 27 Maret 2021.
Kebutuhan perekonomian yang sangat terbatas, tidak membuat Thoriq Azis dan teman -temanya untuk belajar terus membaca Al-qur’an dan huruf brian, karena dengan keterbatasan penglihatan , Aziz juga terbatas bergerak dan ia hanya berjualan dari pagi hingga siang.
“Saya ingin membuktikan, meski ada kekurangan, kita tetap bisa punya kelebihan di hal lain. Saya berharap dengan hal ini teman-teman penyandang disabilitas lain termotivasi,” ucap warga yang berdomisili di jalan Swadaya Bukit Batrem Dumai Timur. (Krt)
Laporan : Zainal Arifin
