Ketua Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia dan Owner Idolmart, Suhu Wan :” Saat Ini Adalah Kita Yang Terbaik”
CENTRO RIAU HIKMAH- Ada seekor anak kucing yang selalu mengeluh dengan induknya yang sudah tua, kurus dan sakit-sakitan. Dia selalu membayangkan punya induk yang hebat, suatu siang melihat matahari yang bersinar terang dia berkata ke pada matahari,”Engkau hebat sekali bisa menyinari dunia, maukah engkau menjadi ibuku?”
Matahari menjawab,”Aku memang hebat jika siang hari, namun aku tidak berdaya jika malam hari, aku kalah dari bulan”.
Saat malam tiba anak kucing berkata pada bulan,”Engkau hebat sampai2 matahari takut kepadamu, bersediakah engkau menjadi ibuku?”
Bulan menjawab,”Ah tidak juga, aku tuh paling takut dengan awan, begitu dia lewat maka cahayaku tidak terlihat lagi”.
Anak kucing bertanya lagi pada awan,”Eangkau hebat sampai2 Bulan takut kepadamu, maukah engkau menjadi Ibuku?”
Awan menjawab,”Bulan memang kalah tetapi aku paling takut sama angin, begitu dia meniupku maka aku tidak berdaya apa2″.
Anak kucing bertanya pada angin,”Hai angin yang hebat dan ditakuti awan, maukah engkau menjadi Ibuku?”
Angin menjawab,”Awan memang takut kepadaku, tetapi aku paling takut sama gunung, karena begitu ketemu gunung aku mentok disana tidak bisa lewat”.
Anak kucing kali ini bertanya pada gunung,”Gunung yang sangat hebat yang ditakuti oleh angin, bersediakah engkau menjadi Ibuku?”
Gunung menjawa,”Memang sih angin takut kepadaku, tetapi ada sesuatu yang paling aku takuti yaitu tikus yang selalu melubangi kaki2ku, aku tidak berdaya melawannya”.
Terakhir anak kucing bertanya pada tikus,”Setelah aku cari2 ternyata Andalah yang paling hebat karena gunung saja takut, maukah engkau menjadi ibuku?”
“Gunung memang takut kepadaku tetapi ketahuilah bahwa di dunia ini ada yang aku takuti dan dia paling hebat, itu dia ada duduk di sana” jawab tikus sambil menunjuk ke arah sesuatu dan setelah dilihat oleh anak kucing ternyata yang ditakuti oleh tikus adalah Induknya sendiri😀. Oh ternyata Ibuku lah yang terhebat dari yang terhebat.
KITA SAAT INI ADALAH YANG TERBAIK YANG DIBERIKAN OLEH ALLAH KEPADA KITA
Stop untuk mengeluh mulai detik ini juga, siapa pun kita, apa pun kondisi kita, apakah kita sedang tidak punya apa-apa, hanya seorang karyawan rendahan, seorang yang lagi bangkrut dengan segudang hutang, yakinlah bahwa itulah yang terbaik diberikan oleh Allah. Andaikata kita diberi kondisi yang berbeda dari saat ini, misalkan dalam kondisi yang sukses maka kita mungkin tidak akan kuat menanggungnya atau malah kita akan tergelincir dan tidak akan selamat, karena Allah Maha Tahu.
Jangan pernah mengatakan Allah tidak adil kepada kita, jangan mencari induk yang hebat seperti anak kucing tadi, yang akhirnya terpaksa menyadari bahwa induknya lah yang paling hebat. Ada hikmah disetiap kejadian, yang kita kadang hanya “belum tahu” saja apa hikmahnya. Andaikata saya tidak pernah bangkrut mungkin bisnis saya tidak akan pernah seperti saat ini. Yakinlah akan kehendak dari Allah kepada setiap mahluknya.
Pernahkan Anda bangun pagi dalam kondisi uring-uringan dan saat mau turun dari tempat tirur malah terpeleset jatuh…kemudian mengatakan ini adalah hari sial dan saat berjalan kaki kesandung meja, dijalanan macet dari biasanya, dan sepanjang hari itu kita mengalamai banyak “kesialan”? Semuanya karena kita yang menganggap hari ini sial, sehingga seolah-olah itu yang terjadi pada diri kita. Ini yang harus kita STOP, panjatkan selalu rasa syukur kita kepada Allah, bahwa kita setiap saat selalu diberikan kondisi terbaik.
Dengan menerima kondisi kita saat ini sebagai kondisi terbaik yang Allah berikan, maka kita akan mampu berpikir jernih, mampu melihat hikmah tersembunyi dari apa saja yang menimpa diri kita, mampu belajar dari kesalahan selama ini, sehingga upaya kita berikutnya akan jauh lebih maksimal, lebih bersemangat dan akan jauh lebih berhasil.
Dengan ikhlas menerima, kita berdoa selalu diberikan yang terbaik dan otomatis kita akan berusaha maksimal, kemudian kita tawakal, semuanya kita serahkan pada Allah yang akan memutuskan, KUN (jadi) maka FAYAKUN (jadilah). Jika Allah belum memberikan yang terbaik menurut kita maka yakinlah, ada hikmah tersembunyi dari Allah, karena kita akan mendapat ganti yang lebih baik.
Selamat berusaha dan beribadah
