CENTRO RIAU JAKARTA – Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kepri, turut mendorong Pemprov Kepri dalam program penataan atau revitalisasi pariwisata Pulau Penyengat. Cen Sui Lan menyatakan, penataan cagar budaya di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Provinsi Kepri mesti terintegrasi.
Cen Sui Lan menyampaikan pernyataan itu pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPR RI dengan Pejabat Eselon 1 Kementerian PUPR RI di jakarta, Senin (7/6/2021). Hadir dari RDP itu Sekjen, Irjen, BPSDM, BPIW dari Kementerian PUPR. RDP dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi V DPR, Senayan.
Dalam RDP tersebut, Cen Sui Lan menegaskan, agar penataan cagar budaya di Pulau Penyengat dimasukan dalam perencanaan terintegrasi. Agar Pulau Penyengat sebagai cagar budaya nasional menjadi destinasi wisata di Kepulauan Riau yang benar-benar berkelas di level internasional. Perencanaan pengembangan Pulau Penyengat mesti dilakukan secara menyeluruh. Baik konektivitas (sarana transportasi), sanitasi, air bersih dan sisi keindahan atau daya tariknya dapat diwujudkan.
“Dengan tetap menjaga nilai budayanya. Agar peninggalan bersejarah seperti Masjid Sultan Riau di Pulau Penyengat dan situs-situs pemakaman keturunan Raja-Raja Riau terjaga keasliannya,” ujar Cen Sui Lan.
Permintaan Cen Sui Lan dalam RDP itu disampaikan kepada Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Mohd Zainal Fattah, yang juga sebagai Sektaris Jenderal Kementerian PUPR. RDP ini juga membahas evaluasi anggaran 2021 dan pagu indikatif tahun anggaran 2022.
Cen Sui Lan meminta kepada Kepala BPIW Kementerian PUPR, dengan memasukan
Perencanaan program pembangunan Pulau Penyengat terintegasi, maka bisa ditindaklanjuti oleh DitJen Ditjen yang ada di Kementerian PUPR.
“Sehingga kita dapat membangun secara terintegrasi dan proses pembangunannya bisa efektif dan efisien. Saya akan mengawal dan mendorong Dirjen-Dirjen untuk memasukan dalam program tahun anggaran 2022 ini,” kata Cen Sui Lan menambahkan.
Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyatakan, Pemprov Kepri bakal mencari dana sekitar Rp200 miliar untuk mewujudkan program bertagline ‘Terpikat Pulau Penyengat’. Program ini adalah hasil akhir dari kegiatan revitalisasi atau penataan cagar budaya di Pulau Penyengat, untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, rencana Provinsi Kepri bersama Kota Tanjungpinang yang akan merevitalisasi Pulau Penyengat menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Karena Pulau Penyengat merupakan pulau yang masuk dalam cagar budaya nasional. Sehingga dalam melakukan revitalisasi perlu melibatkan banyak pihak. Karena di dalamnya ada situs sejarah yang perlu dijaga keasliannya.
Smbr: Suaraserumpun.com
