CENTRO RIAU Pekanbaru -Pendidikan inklusi adalah sistem layanan pendidikan yang mengatur agar anak berkebutuhan khusus dapat dilayani di sekolah terdekat, di kelas reguler bersama-sama teman seusianya. Melalui pendidikan inklusi, anak berkelainan di didik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya Dengan adanya sekolah inklusi ini diharapkan tidak ada lagi diskriminasi terhadap peserta didik yang mengalami perbedaan. Sehingga nantinya juga diharapkan peserta didik inklusi juga dapat memperoleh kesempatan meraih masa depan seperti peserta didik normal umumnya. Sekolah inklusi, menjadi sebuah sekolah harapan untuk menumbuh kembangkan anak secara optimal.
Selama ini kita dapat amati fenomena dimana anak berkebutuhan sering diintimidasi. Mereka hanya boleh sekolah disekolah tertentu, sulit mendapatkan pekerjaan. Hingga tak jarang akhirnya banyak dari anak2 berkebutuhan yang memilih untuk “dirumahkan” saja daripada harus menghadapi pembullyan di masyarakat. Masalah seperti ini yang berusaha ditepis dengan adanya layanan pendidikan inklusi. Anak-anak normal akan diajarkan untuk menerima dan menghargai perbedaan. Tapi tentu saja penerimaan itu harus datang dari kita, guru atau orang dewasa terlebih dahulu.
Perkembangan sekolah inklusi ini ditandai dengan mulai banyaknya kita jumpai institusi-institusi pendidikan yang mulai menyediakan layanan pendidikan khusus bagi abk. Namun apakah lembaga-lembaga layanan ini dapat menjadi solusi yang tepat bagi abk? Bagi orang yang belum mengenal inklusi maka akan menganggap bahwa metode pengajaran ini akan memaksakan anak yang tidak mampu menjadi mampu karena menganggap bahwa metode yang diterapkan sama dengan yang diterapkan pada anak lain pada umumnya.
Metode pengajaran dalam pendidikan inklusi sendiri di rancang sedemikian rupa oleh guru sekolah agar seluruh siswa di kelas inklusi dapat menerima dan mengikuti kegiatan kelas dengan rata dan sama tidak ada tertinggal tanpa membedakan kemampuan masing-masing siswa. Guru mengembangkan kemampuan masing-masing siswa dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh siswa dengan kata lain pendidikan inklusi ini akan lebih memperhatikan perbedaan individu yang dimiliki oleh masing-masing siswa.
Diharapkan metode pembelajaran inklusi ini adalah solusi yang tepat bagi ABK untuk dapat mengenyam pendidikan yang sama, setara dan bersama dengan anak pada umumnya tanpa mehilangkan kelebihan yang mereka miliki. Sehingga ABK pun dapat menjadi bagian dari masyarakat yang tidak dipandang sebelah mata.
Bahwa setiap manusia adalah sama, punya hak yang sama dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan mendapatkan pendidikan demi mengejar kehidupannya yang lebih baik. Sekolah inklusi merupakan salah satu jawaban, bahwa pendidikan tak mengenal diskriminasi, semua berhak untuk mendapatkannya. Perlu juga dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang sekolah inklusi sehingga mereka memperoleh banyak informasi sebagai alternative pilihan untuk menyekolahkan anaknya yang kebetulan berkebutuhan khusus.
Oleh:
Fath’hu Neha Nazirah, Khairun Nisaq, Nabila Rahmadani, Putri Athifah, Rahma Safitri (mahasiswa PGSD Universitas Islam Riau).
Dosen pengampu : Dea Mustika S.pd.,M.Pd
