Seorang petugas menyiapkan pembukaan fungsional Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (23/12/2019). PT Hutama Karya membuka Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 sepanjang sekitar 9 kilometer secara gratis untuk masyarakat untuk bisa digunakan pada mudik liburan Natal dan tahun baru, pada tanggal 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
Centro Riau,Jakarta-Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Mulyadi meminta pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19).
Mulyadi mengatakan pemerintah perlu bergerak cepat merumuskan pengalokasian anggaran guna menangkal penyebaran virus corona dan berbagai dampaknya di Indonesia.
“Misal dengan mengalokasikan anggaran infrastruktur dan sektor lainnya untuk dialihkan pada penanganan wabah dan dampaknya,” kata Mulyadi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (19/3).
Mulyadi mendesak pemerintah dan DPR untuk segera duduk bersama. Kedua pihak perlu mengesahkan pengalihan sejumlah mata anggaran dalam APBN 2020 untuk digunakan sebagai dana penanganan virus corona.
Ia berpendapat pemerintah harus memfokuskan anggaran tersebut terutama untuk membiayai infrastruktur kesehatan, alat kesehatan, program, dan persiapan sumber daya manusia (SDM) dalam percepatan penanganan corona.
Selain pengalihan anggaran, Mulyadi juga meminta pemerintah membuka pendaftaran relawan corona. Menurutnya, pemerintah membutuhkan banyak bantuan tenaga, khususnya di bidang medis.
“Bisa saja mengerahkan mahasiswa-mahasiswa kedokteran tahun terakhir, akademi kebidanan yang akan selesai masa pendidikannya,” tuturnya.
Mulyadi mengimbau agar masyarakat mempercayai penanganan virus corona kepada pemerintah. Di saat yang sama, ia juga meminta pemerintah serius dan cepat menghadapi virus yang telah menyebar ke sejumlah negara.
Sampai kemarin, Kamis (19/3), pemerintah mengumumkan pasien positif corona bertambah menjadi 309 orang. Dari jumlah itu, 25 orang meninggal dunia dan 15 orang dinyatakan telah sembuh dari virus tersebut.
