Plh Bupati Bengkalis H. Bustami HY lakukan Telekonferensi dengan Gubernur Riau H. Syamsuar
CentroRiau-Bengkalis. Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis, H Bustami Hy melakukan Telekonferensi dengan Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar yang didampingi Wakil Gubri, H Edi Nasution, Kapolda Riau dan danrem 031 Wirabima beserta pejabat dilingkungan Pemprov Riau, di Ruang Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis. Senin, 23 Maret 2020.
Didampingi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bengkalis, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, BPBD, Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto dan Dandim 0303 Bengkalis Letnan Kolonel (Letkol) Inf Timmy Prasetya Hermianto, H. Bustami HY melaporkan informasi terbaru terkait kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona (Covid-19) di Bengkalis kepada Gubernur Riau.
“Setelah dilakukan penutupan Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR) di selatbaru, kita mendapat informasi bahwa Warga Negara Indonesia yang kembali ke tanah air dari Negara Malaysia mendapat akses pulang dari pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau”.
“Dari sekitar 1500 lebih warga negara yang pulang ke Indonesia melalui Tanjung Balai Karimun, ada diantaranya 81 orang akan kembali ke Bengkalis hari ini, senin melalui pelabuhan Bandar Sri laksamana (BSL), ditambah dengan 12 orang melalui pelabuhan selat panjang, sehingga total nya 93 orang yang akan kembali ke Bengkalis yang kesemuanya dari negara tetangga malaysia,” terang Bustami.
Terkait hal itu, Bustami menyebutkan bahwa melalui tim gugus telah melakukan langkah-langkah antisipasi mempersiapkan fasilitas pengecekan seperti alat pengukur suhu tubuh yang sudah ditempatkan di pelabuha Bandar Sri Laksamana(BSL).
Ketika suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius, maka akan segera dilarikan ke RSUD Bengkalis. Jika tidak, 81 warga Bengkalis ini, sebelum pulang kerumah terlebih dahulu akan di lakukan karantina yang di pusatkan di Balai Diklat Jalan kelapapati darat Bengkalis, sesuai dengan ketentuan penanganan Covid-19 yang akan berlangsung selama 14 hari.
Plh Bupati Bengkalis juga mengharapkan masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak terlalu panik dan khawatir secara berlebihan, akan tetapi dimohon unutk mengindahkan sosialisasi melalui surat edaran Bupati yang juga telah dilayangkan hingga ke Rukun Tetangga (RT) dalam mencegah terjangkitnya Covid-19 ini, seperti cuci tangan atau menjaga wudhu bagi yang muslim, menjaga pola makan dan hidup sehat serta menjaga komunikasi secara massal.
“Pemerintah Daerah akan berupaya semaksimal mungkin agar kemungkinan terbesar Covid-19 ini tidak terjadi. Namun demikian seluruh masyarakat harus peduli dan sama-sama menjaga diri dengan cara berdiam diri di rumah agar Covid-19 tidak menular di tubuh kita dan masyarakat Bengkalis lainnya”, tutup Bustami. (DeMo)
