Foto: Sulaiman dan Teti Latifah pasangan tuna netra
Centro Riau, Pekanbaru-Sulaiman dan Teti Latifah pasangan tuna netra yang lagi khawatir dengan usaha jasa hariannya pijad, yang tidak lagi dikunjungi oleh para pelanggannya, dan berdampak kepada dapurnya.
Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang ‘dapurnya’ terdampak pandemi Corona atau COVID-19, terutama mereka yang berkerja di sektor informal dan pekerja harian. Ini dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani lewat siaran langsung di Youtube Kementerin Keuangan, Selasa (24/3/2020) kemarin.
Namun, hari ini, Senin (30/3/2020) belum dirasakan oleh pasangan Tuna Netra Sulaiman di Jalan Raya Baros, kp Nangela nomor 6, RT 01, RW 6, Kelurahan Baros, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Sulaiman berpenghasilan harian dari jasa Pijad/urut refleksi sangat khawatir , karena dengan beberapa ruas jalan di Suka Bumi telah ditutup, otomatis pelanggannya tidak akan lagi mengunjungi rumahnya (tempat praktek pijat Sulaiman)
“Masyarakat tentu mengikuti arahan pemerintah dan pedoman mengurngai interaksi dan aktivitas dan juga tidak saling kumpul mengunjungi satu sama lainnya, namun sebagai pekerja harian keinginan kami mendapatkan bahan pokok dari pemerintah. Ujar Sulaiman kepala Centro Riau lewat Telepon Genggamnya.
Reporter : Karta Atmaja
