Foto : Kegiatan disinfektan dua kali dalam satu minggu
Centro Riau, Pekanbaru– Kegiatan percontohan untuk masyarakat Pekanbaru penyemprotan cairan disinfektan, atau dikenal dengan istilah disinfeksi, yang akan dilakukan dua kali dalam satu minggu, dengan cara sederhana dan peralatan manual, salah satu cara pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Proses pembunuhan atau pengurangan jumlah mikroorganisme ke tingkat bahaya yang lebih rendah.
Hadir dalam kegitan ini Camat Tenayan Raya yang diwakili oleh Lurah Rejosari Fadillah, S. Sos, Seklur , Babinkantibmas, beberapa Tokoh masyarakat setempat dan beberapa warga.
Kegiatan disinfeksi memerlukan peralatan dan bahan disinfektan yang kemungkinan besar tidak dimiliki setiap instansi, baik pemerintah maupun swasta, terlebih masyarakat pada umumnya.
Namun di Kelurahan Rejosari RW 11 dan RW 12, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Riau. Penyemprotan disinfektan sudah dilakukan tiga kali, seperti yang rencanakan dilingkungan ini, kan dilakukan dua kali dalam satu minggu. Didaerah ini dilakukan swadaya secara mandiri dengan peralatan manual.
“Sasaran disinfeksi antara lain lantai, dinding, meja, kursi, lemari dan perabot rumah lainnya. Selain itu juga menyasar benda yang sering bersentuhan dengan tangan, seperti pegangan tangga, gagang pintu, telepon, keyboard komputer, remote TV, saklar lampu, alat pertukangan, peralatan dapur, toilet, keran dan wastafel (tempat cuci tangan),” sebut H. Syafriadi M. Nur tokoh Masyarakat setempat, kepada Centro Riau Selasa (15/4/2020)
Syafriadi M .Nur menyebut beberapa bahan disinfektan yang digunakan dan mudah didapat, dan tidak merusak kepada kulit masusia.
“Harus diingat, sebelum memulai pengerjaan kita harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), seperti masker dan sarung tangan sekali pakai. Jangan lupa juga untuk membuangnya setelah selesai digunakan. Kalaupun memakai APD yang bisa dipakai berkali-kali, maka harus khusus digunakan untuk disinfeksi, tidak digunakan untuk tujuan lain,” tegas Syfriadi M. Nur yang biasa di Panggil Pak Ujang ini.
“Jangan lupa juga, CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) di air mengalir setelah selesai melakukan disinfeksi. Bagi yang ingin berkonsultasi terkait disinfeksi, silakan hubungi puskesmas terdekat, atau Seksi Kesehatan Lingkungan, cegah corona,” tutup pengusaha sukses ini.
