Foto :Karta Atmaja pada satu kesempatan
CENTRO RIAU, Kuansing-Pandemi virus corona (Covid-19) membuat semua pihak bergerak semakin menggeliat untuk bersama-sama saling bahu membahu menolong sesama khususnya mereka yang amat terdampak dari segi ekonomi maupun kesehatan dan lansia. Salah satunya yakni Relawan Cepat Tanggap bersama IPKS Pekanbaru, BGS, USD yang turut menggelar dan mendukung penggalangan bantuan sosial baik berupa uang maupun sembako, berbagai kegiatan pencegahan penularan Covid-19.
Hadir dalam rapat Roni Putra, Feby Kurniawan, Novri Mahmud, Rio Tanjuang, Edi Nata Pulau Ingu, Wiwin Kurniawan Tebing Tinggi, Hendri Buana dan Koordinator Tim H. Syafriadi M Nur, tidak ketinggalan Jurnalis Centro Riau Karta Atmaja.
“Beragam cobaan dan krisis pernah dihadapi bangsa Indonesia sejak berdiri. Namun, krisis hingga situasi genting yang terus menerpa dapat dilalui bangsa Indonesia dengan selamat. Dengan tekad bersatu, saling menguatkan, menyingkirkan segala beban perbedaan kita pasti bisa menghadapi dan melalui pandemi ini,” ujar Karta Atmaja, Selasa (5/5/2020) malam dalam keterangan suaranya rapat lewat jaringan telepon genggamnya.
Anak Muda dari desa Pulau Lancang, yang juga anggota tim relawan, Novri Mahmud, menyebutkan Pandemi Covid-19 menjadi tolak ukur dan sebuah ujian bagi seluruh masyarakat untuk dapat saling bersatu dan mengedepankan jiwa sosial dan kesetiakawanan.
“Saat lemah ada tangan yang meraih, saat jatuah ada kawan yang untuk bangkit (menyokong). Ketika tumbang, ada sahabat yang datang menyumbang. Anak cucu kita nanti pun, bahkan saya sendiri akan mencatat dan membalas betapa kita hari ini berjuang bersama dan menunjukkan pada Tuhan dan Masyarakat, persatuan kitalah yang akan menyelamatkan kemanusiaan dan kemasyarakatan,” tambah Karta Atmaja dalam rapat hari ini bersama tim
“Ini adalah program kerja sama Relawan Cepat Tanggap, IPKS, BGS dan USD yang tergabung dalam jaringan Aplikasi WhatApp Group” tambah Koordinator Tim Relawan Cepat Tanggap, H. Syafriadi M Nur.
Syafriadi M Nur dan Relawan Cepat Tanggap juga mencanangkan Gerakan Sosial ini akan dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadhan, walaupun wabah Corona sudah menghilang nantinya
“Kita juga akan menyalurkan 325 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat di Kenegerian Simandolak yang InsyaAllah penyaluran pada (9/5/2020),di mana masyarakat merasakan dampak terberat dari krisis ekonomi pada bulan Ramadhan ini, yang ditimbulkan pandemi covid-19,” tambah Syafriadi M Nur
Pihak desa pemerintah desa juga telah melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan menggunakan truk tangki. Selain itu juga menggandeng tokoh masyarakat di Kenegerian Simandolak untuk sosialisasi cuci tangan, belajar, bekerja dan beribadah dari rumah serta pagi perantau IPKS, BGS dan USD tidak melakukan mudik selama pandemi Covid-19 belum berakhir.(krt)
