Centro Riau, PEKANBARU — Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Pekanbaru, Maryenik Yanda tak kuasa menahan air matanya ketika menceritakan kisah sejumlah warga yang mengadukan kondisi dan perjuangan hidup mereka saat ini.
Saat pembagian paket sembako dari Iwapi Pekanbaru di depan rumah makan Pondok Baung miliknya di Jalan Sudirman, Senin (11/5/2020), Putri Maimanah Umar ini menuturkan, bahwa ada warga yang bahkan buka puasa hanya dengan mie instan dengan keluarganya.
“Cukup banyak yang menghubungi saya, ada yang menyampaikan hanya buka dengan mie instan saja, karena mereka sudah tidak apa-apa lagi. Sedih sekali saya mendengarnya,” kata Maryenik dengan air matanya mengalir.
Dikatakan Maryenik, beruntung kali ini di Iwapi Kota Pekanbaru anggaran untuk paket sembako tersebut cukup banyak, apalagi jumlah donatur juga banyak, hingga terkumpul 107 paket sembako dari 70 orang pengurus Iwapi Kota Pekanbaru.
“Ini merupakan tahun ke 15 kami laksanakan kegiatan ini. Alhamdulillah pengusaha wanita di sini merupakan bos-bos semuanya, sehingga cukup banyak paket terkumpul, demikian juga dengan beras, biasanya lima kilogram kita berikan, saat ini Alhamdulilah bisa 10 kilogram per orang, karena memang beras yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” ucapnya.
Ia berharap agar Covid-19 segera berakhir, karena kondisi tersebut sangat menyengsarakan masyarakat. Bahkan seluruh masyarakat yang dibuat susah karenanya, terutama di kalangan bawah yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Virus ini sangat menyusahkan masyarakat, dan membuat aktivitas menjadi tidak normal. Yang datang ke sini semua punya kisah mereka masing-masing. Ada yang menjual lontong di sekolah, sekarang tidak bisa ngapa-ngapa lagi. Ada yang punya travel, kini tinggal di masjid, dan banyak lagi kisah mereka yang membuat kita sedih mendengarnya,” ujarnya.
Maryenik berharap agar pihaknya tetap bisa melaksanakan aksi sosial tersebut dan bisa membantu lebih banyak masyarakat lagi kedepannya, dalam berjuang melawan dampak Covid-19 ini.
“Kami juga mengakomodir zakat dan infak kawan-kawan sekaligus dalam kegiatan ini. Semoga kami dapat terus membantu masyarakat selama berjuang melawan dampak Covid-19 kedepannya, dan semoga ini cepat berlalu,” harapnya.
Sementara itu, sejumlah warga yang hadir menerima bantuan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Pekanbaru, tampak terharu saat diberikan paket sembako, yang dilaksanakan pada 18 Ramadan tersebut.
Beberapa di antaranya ada dari ibu-ibu yang hadir, tampak tak kuasa menahan air mata, terharu karena sejak Covid-19 begitu sulitnya mereka memenuhi kehidupan sehari-hari. Suami sudah tidak bekerja lagi, ada juga yang tidak bisa berjualan, dan kehilangan mata pencaharian, dan hari itu, mereka bersyukur mendapatkan bantuan tersebut.
Ina, salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, sejak suaminya kehilangan pekerjaan, berbagai cara dilakukan untuk bertahan hidup, dan bisa makan sekeluarga.
“Sedih Ramadan kali ini karena virus corona. Mau mencari pekerjaan lain suami nggak bisa, karena serba susah sekarang. Kini berbagai cara untuk bertahan sementara, asalkan halal. Makanya kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini,” kata Ina yang juga menerima paket sembako dari Iwapi tersebut. (Sumber :BANGAI.Id
