
“Dubalang Ratuih dan Kesaktian Siberakun,Koto nan Tongah itu“
Koto sakral, diusia senja kito ingin melihat kesaktian nagori iko,Nagori itu bukan sebarang Nagori, ado suku camin dengan kelebihannyo ado juo Monti dan sebagainyo,dan ado maruanso, ado dubalang, nah, dubalang ko punyo pasukan, itu nan banamo Dubalang Ratuih
Kalau berjuang selagi benar, berjuang di jalan Allah, mako akan dilindungi, kalau sebaliaknyo mako akan dilaknat
Sewaktu terjadi chaos tahun 2000an pekerja yang waktu itu nginap di DPN semua pada kabur meninggalkan lokasi ,waktu itu menjelang senja, pengakuan dari pekerja mereka melihat dikejauhan ribuan orang mengejar dan menuju ke arah kompleks padahal,dari warga menyampaikan yang hadir hanya belasan,karena meninjau ninjau ,dari jarak jauh sore hari sebenarnya itu tidak akan terlihat”
Video dibawah kira -kira itu gambaran dubalang ratuih yang dikisahkan salah seorang Datuak sambil menikmati kopi dan menghisap tarikan rokok
Nah, mungkin ini Dubalang ratuih yang tadi malam bersilahturahim dengan Makopolres Kuansing,alhamdulillah, polri memahami Dubalang Ratuih, silahturahim dengan pak Polisi yang pakai baju coklat
Kami ingatkan tadi malam VoC itu perusahaan datang dan diterima para raja nusantara, di sambut dengan senyum , karena hadir untuk berniaga,untuk menjanjikan kesejahteraan, berselang waktu raja raja mulai ditindih , sampai masyarakat menjadi budak, direndahkan martabat ditanah lahir ,ditanah tumbuh
Voc Dayang hanya sedikit , di banding pasukan Raja Nusantara yang berjuta jiwa, VoC eksis, karena bantuan Londo Ireng (orang yang nyaman dipihak belanda tapi berkulit sawo matang pendek pula , tapi merasa belanda) londo ireng mewujud sebagai lakon lakon, ada yang jadi tentara menjaga perusahaan, ada yang menjadi pemaksa membayar setoran dan upeti, ada yang menangkapi masyarakat) hingga konon berkonon 350 th jua bersua Belanda melanggeng lenggang,sampai ke PD 1,PD 2 hingga nipon datang gelorakan Perang Asia Timur Raya , nah, nipon ini wajahnya beda, tubuh pendek , lebih lebih putih ,mata sipit, licik , sadis dan kejam.
Malam ini kita hadir , kita yakin DPN bisa jadi the Next VOC, karena karakternya sama, peran dan fungainya sama,sepertinya tergenapi, nah kita hanya melihat apakah ada londo ireng,semoga tidak, karena kita yakin, bangsa Indonesia sudah merdeka, tapi buat berjaga jaga, Siberakun adalah Triger, Turning pointnya kapan,Minke nya siapa, Annelis Mallemanya siapa,Pramoedya nya siapa,semua punya peran.
Nah, kalau dialog tadi Ada namanya Dubalang Ratuih, karena nagori ini sakral, konon -berkonon.
Wiriyanto Aswir; Ipmakusi Pekanbaru.
