Oleh: H. Syaifullah Afriato alias Yan Tembak di WhatsApp Group Sekitar Kuansing . Foto :Di ambil dari Akun facebook pribadi H. Syaifullah Afrianto
CENTRO RIAU Kuansing – Patut dicontoh, mereka bikin acara silaturrahmi bukan untuk makan makan enak semata, antar pemimpin dan perantau.
Silaturahmi Nasional Perantau Tanah Datar menjadi sejarah dalam edisi Pulang basamo disetiap tahunnya.
Tidak kurang dari 15 perwakilan perantau Tanah Datar se Nusantara menyatakan siap menghimpun dana dan menyatukan diri dalam satu panji organisasi yang bernama Badan Koordinasi Kerukunan Keluarga Tanah Datar Luhak Nan Tuo Nasional atau yang disingkat Bakor KKTD.
Kelima belas KKTD/IKTD /IKLTD tersebut yaitu dari Aceh, Medan, Dumai, Pekanbaru, Indragiri, Tanjung Pinang, Batam, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jabodetabek, Bandung Bali dan Kupang serta Perwatar Padang.
Mereka melakukan pulang basamo digabung dengan beberapa kegiatan-kegiatan yang bernilai positif, terutama dengan dibentuknya kepengurusan perantau Tanah Datar secara nasional yang tentunya akan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta jalinan silaturahmi antar orang yang diranah dengan orang yang dirantau.
tradisi pulang basamo banyak nilai positifnya. Perantau pulang kampung akan membuat hubungan antar mamak dengan kemenakan, kakak dengan adik, orang tua dengan anak, rantau dengan ranah semakin erat, serta turut serta membangun kampung halaman.
Apresiasi pulang basamo juga disambut hangat oleh orang yang diranah kepada orang yang rantau. Mereka juga melakukan acara menghimpun dana, salah satunya dengan cara lelang kue dan singgang ayam antar sesama perantau, hasil lelang itu disalurkan untuk untuk bermacam kegiatan sosial.
Akankah IKKS yang dirantau mampu melakukan hal yang sama.? (Yan Tembak)
MAJULAH NEGERIKU.
