CENTRO RIAU Kuansing- Pedagang Petai di Kabupaten Kuansing, Hendra Goboy, meraup keuntungan hingga Rp.2.500.000/hari. Namun disayangkan, pekerjaan menjadi pedagang petai tidak bisa dilakukan setiap hari, terkadang hanya bisa 1 kali dalam sebulan.
“Saya menjual petai per-ikat, dalam satu ikat, isinya 4 papan petai, modal belinya Rp.3000, dan dijual Rp.8000, saya dapat keuntungan dalam satu kobek potai Rp.5000, maka dari 500 kobek potai, saya meraup keuntungan Rp.2.500.000, itu terjual dalam kurun waktu satu kali 24jam.” Ujar Hendra Geboy, kepada awak media via tulisan WhatsApp, pada Kamis, 2 September 2021. Malam.
Hendra Gunawan alias Hendra Geboy adalah seorang pedagang musiman, ia menyebut manfaat buah petai untuk kesehatan.
Oleh karena itu, Laki-Laki asal Tanjung Simandolak ini, dengan penuh semangat mencari petai di daerah Kecamatan Singingi, Hendra Gunawan mengatakan, “Penting untuk mengontrol kadar gula darah guna mencegah penyakit diabetes dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes. Gula darah bisa dikontrol dengan rutin olahraga serta mengonsumsi makanan sehat dan membatasi asupan gula.
Salah satu makanan yang dipercaya baik untuk mengontrol gula darah adalah petai.” Tambah Hendra Geboy kepada centroriau.id.
“Iya, saya beli petai dalam satu ikat, harga Rp.8000, tapi harga itu memang sudah biasa dari Bang Hendra” kata seorang pembeli yang namanya enggan di sebutkan.
Atas hasil keuntungan menjual petai, Hendra Geboy tidak sungkan untuk mentraktir teman-temannya pada malam hari di warung kopi, seputaran ia berdomisili Pintu Gobang Kari.(Krt)
