Ditulis oleh :Tiwi Prista, Fikria Sari, Destinur, Pajrian Saputra
Dosen Pengampu : Dea Mustika, S. Pd., M. Pd
CENTRO RIAU Pekanbaru -Pada saat ini dunia Pendidikan sedang dihadapkan dengan tantangan yang berat dan rumit, yaitu wabah Virus Corona 2019. Wabah ini sudah melumpuhkan berbagai aspek dalam kehidupan, salah satunya adalah Pendidikan. Dalam hal ini, pemerintah, satuan Pendidikan, guru, siswa dan orang tua sedang berusaha beradaptasi dengan perubahan drastis yang diakibatkan wabah yang mematikan ini. Tidak sedikit persoalan dan permasalah yang dihadapi oleh seluruh komponen Pendidikan untuk menyelenggarakan kontinuitas pembelajaran sebagaimana mestinya. Kondisi ini mengakibatkan proses pembelajaran di sekolah mengalami kelumpuhan total.
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar pada pendidikan di Indonesia, rapat koordinasi dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dengan seluruh kepala daerah untuk memastikan kebijakan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 terlaksana dengan baik,Contohnya pada pembelajaran tematik terpadu.
Pembelajaran tematik terpadu merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik, baik secara individual maupun kelompok, aktif menggali dan menemukan konsep serta prinsip-prinsip keilmuan secara holistik, bermakna, dan autentik. Pembelajaran terpadu berorientasi pada praktik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik pada pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan dasar (SD/MI).
Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang dikemas dalam bentuk tema-tema berdasarkan muatan beberapa mata pelajaran yang dipadukan atau diintegrasikan. Tema merupakan wadah atau wahana untuk mengenalkan berbagai konsep materi kepada anak didik secara menyeluruh. Tematik diberikan dengan maksud menyatukan konten kurikulum dalam unit-unit atau satuan-satuan yang utuh, sehingga membuat pembelajaran sarat akan nilai, bermakna dan mudah dipahami oleh siswa
Pembelajaran tematik terpadu merupakan suatu pembelajaran yang menggunakan kurikulum 2013 dan baru saja digunakan beberapa tahun ini dan masih ada beberapa sekolah yang belum menggunakan kurikulum 2013 ini serta menggunakan metode pembelajaran tematik ini.
Dengan metode pembelajaran tematik yang ada saat ini pembelajaran tidak dapat berjalan dengan efektif disebabkan adanya wabah covid-19. Dapat dilihat dalam proses pembelajaran dimasa pandemi ini tidak berjalan dengan baik pada pembelajaran tematik tentunya yang mengharuskan siswa sebaiknya dibimbing secara langsung agar terwujudnya pembelajaran yang aktif menyenangkan, serta adanya kepemahaman terhadap siswa tetapi pada realitanya guru tidak berinteraksi secara maksimal. Dapat diketahui implementasi pembelajaran tematik dimasa pandemi ini atau daring tentu saja terdapat kesulitan atau problema dalam pengaplikasiannya antara lain : (1) guru masih belum menggunakan pendekatan yang sesuai juga mengalami kendala dalam menggjnakan media dalam pembelajaran daring sehingga respon siswa kurang tertarik atau antusias dengan materi yang disampaikan guru. (2) minimnya ketersediaan sarana dan prasana. (3) guru tidak dapat secara langsung berkomunikasi dan berinteraksi dengan siswa sehingga siswa diharuskan lebih memahami materi secara mandiri. (4) belum tentu setiap siswa memiliki smartphone malah masih banyak yang belum memiliki smartphone dan akses internet yang hanya mengandalkan smartphone dari orangtua atau saudaranya sehingga pembelajaran tidak berjalan secara efektif. (5) penilaian pembelajaran tematik guru masih banyak yang mengalami permasalahan atau kendala dalam menilai siswa yang diajar secara daring karna pandemi ini.
Berikut salah satu pengamatan kami mengenai permasalahan pembelajaran tematik di masa pandemi disebuah sekolah yang ada didaerah provinsi Riau.
Pada masa pandemi covid-19 ke efektifitas pembelajaran tematik khususnya disebuah sekolah dasar yang ada di Provinsi Riau kab pelalawan,kecamatan Ukui . Didaerah tersebut terdapat sebuah sekolah dimana siswa dan gurunya banyak mengalami kendala dalam menerapkan pembelajaran tematik melalui daring pada masa pandemi ini contohnya seperti:
- Terkendala pada model pembelajaran yang digunakan tidak efektifitas atau tidak sesuai dengan pembelajaran tematik.
- Terkendala dalam pencapaian pengetahuan bagi siswa karena tidak efektifitasnya proses pembelajaran
- Terkendalanya dalam pemberian penilaian kepada siswa.
- Terkendalanya keefektifitasan pencapaian tujuan pembelajaran siswa.
Hal-hal tersebut merupakan beberapa kendala yang sering dialami oleh siswa maupun guru karena menggunakan proses pembelajaran tematik melalui daring sehingga pencapaian tujuan pembelajaran tidak begitu efektifitas.
Selain itu proses pembelajaran tematik daring ini banyak membuat siswa dan guru di kec.ukui kesulitan dikarenakan beberapa alasan karena seperti berikut:
- Keterbatasan penggunaan jaringan
Di kec Ukui merupakan suatu daerah yang belum begitu memiliki kekuatan jaringan yang sangat cepat akibatnya apabila terjadi padam listrik serta cuaca sedang hujan maka jaringanpun akan hilang sehingga banyak siswa yang tidak akan bisa mengikuti proses pembelajaran apabila jaringan hilang.
2.Keterbatasan penggunakan handphone android
Di kec Ukui ada beberapa siswa yang tidak bisa menggunakan smartphone dikarenakan orang tuanya tidak menggunakan smartphone dan keterbatasan ekonomi. - Keterbatasan ekonomi
Akibat keterbatasan ekonomi siswa dikec.Ukui ada beberapa yang tidak mengikuti proses pembelajaran daring karena tidak mempunyai smartphone ,orang tuanya pun tak mampu untuk membelinya karena pekerjaan orang tuanya yang terhenti akibat pandemi covid-19 dan di kec Ukui masih banyak keluarga yang tergolong tidak mampu. - Keterbatasan kemampuan guru menggunakan smartphone.
Ada beberapa guru di kec.ukui tidak mampu menggunakan smartphone karena usianya sudah tua ,apabila guru tidak mampu menggunakan smartphone bagaimana ia melakukan proses pembelajaran daring? Maka akan menyulitkan seorang guru tersebut sehingga ia memerlukan bantuan dari orang lain hal tersebut membuat guru menjadi tidak efektif dalam melakukan proses pembelajaran. - Penyimpangan penggunakan smartphone oleh siswa
Akibat pembelajaran daring membuat siswa membuat alasan ketika menggunakan smartphone dengan alasan sedang belajar namun dia tidak benar benar belajar melainkan sedang bermain game atau menonton film lainnya.
Hal-hal tersebut sering sekali terjadi di kec.ukui kab pelalawan ,prov Riau sehingga saya dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran tematik menggunakan metode daring banyak memberikan kesulitan bagi guru dan siswa selain itu memberikan dampak yang buruk terhadap siswa.
