CENTRO RIAU Kuansing-Untuk Menindaklanjuti musyawarah yang dihadiri Kelompok Tani, Datuk Penghulu, BPD dan Pemdes desa Simandolak, (25 September 2021) di SDN 007. Maka, perangkat desa ikut bertani kesawah, karena, salah satu hasil dari dari kesepakatan tersebut adalah ‘Perangkat desa ikut bertani diarea ‘Ayiarrabang’ (nama lahan persawahan di Simandolak), seluas 3.150 meter persegi (M2)
“Alhamdulillah, pada hari ini para perangkat desa telah mulai melakukan penyemprotan pestisida untuk menghilangkan gulma,” terang kepala desa Simandolak, Fikri, pada Minggu 21 November 2021.
Kepala desa Simandolak dan perangkatnya melakukan penyemprotan itu, guna untuk menghilangkan tumbuhan yang tumbuh disekitaran lahan pertanian yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian, karena, bisa menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman padi dan juga menjadi sarang hama dan penyakit, biasa disebut gulma.
“Teknik pertanian yang akan digunakan nanti adalah Tepat cara, Tepat waktu dan Tepat dosis (3T), dengan pola ‘tanam cacat legowo’.” Kata Fikri dengan menjelaskan Teknik dan pola pertanian nantinya.
Kepala dusun Simarondan berharap,”semoga kami perangkat desa, diberikan kekuatan dan kesuksesan dalam bertani dengan menggunakan bibit padi unggul dan dapat menjadi motivasi bagi petani di desa Simandolak, aamiin” Harap Wahyu Kurniawan. (Krt)
