centroriau.id,Pulau Lancang– Beberapa waktu lalu masyarakat petani di pulau lancang baru saja siap melakukan panen padi di areal persawahan yang memiliki luas kurang lebih 26 Hektar,dengan masing masing petani memiliki 1 hingga 7 petak lahan per orangnya.
Untuk hasil panen padi kali ini dengan jenis padi batang piaman IP200 para petani didesa pulau lancang mampu mencapai hasil panen padi yang melimpa dan para petani bisa mengeluarkan zakatnya berupa beras.
Mutiara,salah seorang petani padi dipulau lancang menyampaikan dengan hasil panen padi yang melimpah tahun ini masyarakat mampu keluarkan zakatnya berupa beras yang nantinya beras ini akan dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan (08/11/2023).
Lebih lanjut beliau berharap pada musim tanam padi berikutnya untuk hasil panen padi terutama padi para petani dipulau lancang bisa terus meningkat dan masyarakat mampu mengeluarkan zakat beras tiap tahunnya.
Terakhir,mutiara juga berterima kasih kepada pemerintahan desa pulau lancang yang sudah memperhatikan para petani petani didesa dengan terus membenahi lahan hingga irigasi sehingga lancarnya aliran air di persawahan petani.
Agar diketahui zakat ini merupakan salah satu yang harus dikeluarkan ketika hasil pertanian telah sampai nisabnya,dengan ketentuan meliputi objek pertaniannya.*
